Friday, April 24, 2026
Home Berita Dinas The Travels Of A T-Shirt In The dunia Economy – Dinas Kearsipan...

The Travels Of A T-Shirt In The dunia Economy – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan

0
38

DESKRIPSI BUKU

Penulis:  Pietra Rivoli

Penerbit : Trans Media

Kota : Jakarta

Tahun: 2006

Halaman : 334

Nomor Panggil : 338 RIV

letak : Perpustakaan biasa Magetan

Perdebatan globalisasi yang telah berlangsung lamban menciptakan polarisasi tajam antara golongan pendukung dan penentangnya. Para pendukung berargumen kompetisi perdagangan dunia pada akhirnya menciptakan gelombang kekayaan yang akan mengangkat seluruh pihak. Sementara mereka yang menentang khawatir terhadap akibat kekuatan pasar yang tidak terkontrol, khususnya bagi para pekerja. tetapi dari cerita dalam buku ini, nampak bahwa pentingnya pasar dunia kiranya terlalu di lebih-lebihkan bagus oleh pendukung maupun penentangnya.

Buku ini bercerita tentang bagaimana kisah orang-orang, politik, sejarah, dan pasar industri T-Shirt.  Cerita di dalamnya semacam biografi produk sederhanya yakni T-Shirt dalam perdebatan panjang tentang globalisasi. Buku ini diharapkan tidak hanya dapat mengungkapkan tentang kehidupan tetapi memberi pencerahan kepada dunia yang lebih besar, yang membentuk kehidupan itu sendiri. Cerita T-Shirt dalam buku ini tidak untuk menggeneralisasi tentang globalisasi, industri-industri, produk, dan negara-negara, karena setiap dari mereka adalah aneh. tetapi demikian, kisah T-Shirt, sebuah produk yang sederhana ini dapat memberi gambaran baru yang mencerahkan, kalaupun tidak dapat menyelesaikan, dalam sejumlah perdebatan globalisasi yang sedang berlangsung.

Perjalanan T-Shirt dalam buku ini lebih banyak justru menunjukkan tentang intrik politik, sejarah, dan manuver-manuver kreatif untuk menghindari pasar. Bahkan mereka yang mengelu-elukan dampak dari pasar yang sangat kompetitif tidak mau mengalami pasar yang kompetitif itu sendiri. Cerita T-Shirt ini juga mengungkapkan bahwa golongan-golongan yang berseberangan dalam perdebatan globalisasi sesungguhnya saling bekerja sama, tanpa mereka sadari, dalam meningkatkan kondisi kehidupan orang. Dalam versi lebih awal, seperti dikatakan Karl Polanyi sebagai double movement, bahwa kekuatan-kekuatan pasar pada satu sisi dipertemukan oleh permintaan untuk mendapatkan perlindungan sosial di sisi lainnya.

Cerita T-Shirt ini secara gamblang mengungkapkan bahwa bagus pasar maupun ‘backlash’ atau pemukul pasar, pada dasarnya tidak dapat memberi harapan bagi kaum miskin dunia yang menanam kapas atau menjahit T-Shirt, tetapi dalam kerjasama tak terencana antara keduanya, terbersit harapan. Mereka yang skeptis tentang perdagangan membutuhkan korporasi, disisi lain korporasi membutuhkan mereka yang skeptis. tetapi yang lebih krusial dari seluruh itu, para buruh yang bekerja membikin kaos olahraga.di Asia dan petani kapas di Afrika membutuhkan keduanya.

Buku yang menguak fakta perdagangan dunia di balik kekuasaan dan politik ekonomi dunia ini dibagi menjadi empat tema bagian, pertama tentang sejarah industri kapas, bagian kedua tentang produksi T-Shirt di China, ketiga mengulas tentang maslah di perbatasan. Kemudian sebelum konklusi, bagian keempat menceritakan T-Shirt yang akhirnya berjumpa pasar bebas. Buku ini akan menuntun pembaca menemukan gambaran bahwa pada kenyataannya, ‘Pasar Bebas’ tidaklah bebas. Bahkan hal yang paling erat hubungannya dengan perdagangan bebaspun mendapatkan manfaat dari restriksi-restriksi yang dibuat. Dan yang dianggap sebagai ‘korban’ globalisasi justru adalah mereka yang mendapatkan keuntungan terbesar dari globalisasi.

Literatur menarik ini salah satu koleksi Perpustakaan biasa Magetan. Ayo berkunjung …

Sumber berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here