Sunday, July 26, 2026
Home Sosial Media Update Hari TBC Sedunia, Dinkes Magetan Gencarkan Sosialisasi Supaya Kesadaran Masyarak…

Hari TBC Sedunia, Dinkes Magetan Gencarkan Sosialisasi Supaya Kesadaran Masyarak…

0
24

Hari TBC Sedunia, Dinkes Magetan Gencarkan Sosialisasi Supaya Kesadaran Masyarakat Periksakan Diri Meningkat

Peringati Hari TBC sedunia Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan gencar lakukan kegiatan sosialiasi yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mau memeriksakan diri. Seperti yang hari ini dilaksanakan, yakni Dialog Kesehatan Ayo berbarengan Akhiri TBC Indonesia dapat, di Omah obrolan, Panekan. ( Jumat,24/3/23)

Subkoordinator P2PM Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Agoes Yudi Purnomo ditengah obrolan mengatakan, jumlah penduduk terdeteksi TBC tahun 2022 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2021 lalu. “ Tahun lalu kita ketemu positifnya 874, anaknya 200 an itu, seperempatnya. Tahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun 2021 sebanyak 446,” ujarnya.
Kenaikan jumlah pasien TBC positif menurut Agus disebabkan aktifnya gerakan pemeriksaan terhadap masyarakat yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Meski ada kenaikan jumlah pasien tetapi Pemkab Magetan mengimbangi, dengan peningkatan tatalaksana penanganan pasien TBC oleh tenaga kesehatan. “ Tatalaksana kawan kawan di puskesmas itu cukup bagus. nomor sukses rate kita targetnya 90 persen, tetapi di tahun 2021 sampai 2022 itu capaian kita sudah 91 persen, artinya ini tatalaksananya bagus,” imbuhnya.

Dengan pasien TBC segera terdeteksi ditambah dengan penyelenggaraan tatalaksana penanganan TBC yang bagus, upaya pengobatan bagi penderita TBC juga akan tinggi keberhasilannya sehingga dapat sembuh dari TBC, ungkap Agus. “ Upaya pengobatan hasilnya akan lebih maksimal dengan cepat ditemukan dan tatalaksananya juga bagus sehingga nilai keberhasilannya tinggi,” ucapnya.

Rentannya anak balita tertular TBC menurut Agus harus diwaspadai oleh orang uzur, mengingat gejala terpapar TBC berbeda dengan orang dewasa. Kenaikan TBC pada kasus balita dikarenakan unsur kesadaran yang tetap kurang dari masyarakat untuk hidup sehat. “ Kebiasan masyarakat merokok, berpengaruh terhadap kesehatan balita. Rokok tidak secara langsung penularan TBC pada balita, tapi berpengaruh terhadap kondisi kesehatan balita. Ketika daya tahan tubuh lemah karena pengaruh asap rokok balita mudah terpapar TBC,” ucapnya.(lanjut pada kolom komentar)

Sumber berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here