Sinergi Doa dan Cinta Ubah Pionir Muda SMKN 2 Magetan Menjadi Pemenang

0
254

MAGETAN – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Gor Ki Mageti pada Selasa, 16 Desember 2025. Institusi pendidikan kejuruan yang favorit di kota Magetan, yaitu SMKN 2 Magetan menggelar kegiatan Parenting akbar yang mempertemukan orang tua dan siswa dalam satu visi besar: mengantarkan anak menuju gerbang kesuksesan di masa depan.

Acara bertajuk “Rahasia Menjadikan Ananda Sang Juara Di Masanya” ini menghadirkan narasumber nasional yang ahli di bidang pengembangan karakter dan motivasi, Bapak DR. Nafik Palil, M.Pd.

Acara yang dihadiri ribuan murid dari Konsentrasi Kejuruan seperti DKV, TKJ, Kuliner, Busana, Kecantikan dan Farmasi beserta orang tua mereka masing-masing yang didampingi 104 guru dan staf karyawan, dibuka secara resmi oleh Dra. Eny Sulistyowati, M.Pd selaku Kepala SMKN 2 Magetan (Skadama). Dalam sambutannya, beliau menginginkan dan ingin mengembalikan peran para orang tua murid sebagai pelita anak-anak mereka.

Hal itu juga ditegaskan lagi dalam materi yang disampaikan oleh, DR. Nafik Palil bahwa prestasi seorang anak tidak hanya lahir dari bangku sekolah, melainkan berakar kuat dari rumah. Beliau memaparkan bahwa untuk menjadi “Sang Juara”, seorang anak memerlukan ekosistem pendukung yang sehat, terutama kehadiran psikologis orang tua.

“Anak tidak hanya butuh fasilitas, tapi butuh kehadiran penuh. Kasih sayang yang tulus dan untaian doa orang tua adalah ‘bahan bakar’ utama bagi anak untuk menaklukkan tantangan di zamannya yang serba digital ini,” ujar Dr. Nafik di hadapan ratusan peserta.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangun kembali bounding atau ikatan emosional antara orang tua dan anak. Di tengah kesibukan masing-masing, seringkali komunikasi antara orang tua dan remaja menjadi renggang.

Melalui sesi refleksi dan dialog interaktif, para siswa dan orang tua diajak untuk memahami perannya masing-masing, yakni :

  • Saling Mendengarkan: Memahami impian anak dan kekhawatiran orang tua.
  • Kehadiran Penuh: Menyadari bahwa dukungan moral jauh lebih berharga daripada sekadar dukungan materi.
  • Kekuatan Doa: Mengingatkan kembali bahwa rida orang tua adalah pembuka jalan bagi cita-cita yang mustahil sekalipun.

Harapan Besar SMKN 2 Magetan

Pihak sekolah berharap, kegiatan ini menjadi titik balik bagi para siswa untuk lebih bersemangat dalam belajar karena merasa didukung penuh oleh keluarga. Bagaimanapun keluarga adalah fondasi terkokoh untuk memperkuat mental anak di dunia yang penuh persaingan ini.

Dengan sinergi yang baik antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua, diharapkan lulusan SMKN 2 Magetan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan karakter juara.

Acara ditutup dengan momen haru saat siswa bersimpuh memohon restu kepada orang tua mereka. Tangis penuh ungkapan kasih adalah bukti nyata bounding sudah mulai terbentuk. Sebuah simbol dimulainya langkah baru menuju impian yang dicita-citakan. (Sukma-eaw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here