Sabtu (23/05/2026) kemarin, Pendapa Surya Graha Kabupaten Magetan menjadi saksi bisu berakhirnya sebuah era, sekaligus dimulainya harapan baru! Setelah 17 hari penuh semangat, Program Pelatihan GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) secara resmi ditutup oleh Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas. Ini bukan sekadar penutupan biasa, melainkan tonggak penting bagi masa depan pendidikan di Magetan!
Bupati Magetan, Ibu Nanik Sumantri, dalam sambutannya tak bisa menyembunyikan optimismenya. Beliau menegaskan bahwa metode GASING ini diharapkan bukan hanya sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah “langkah nyata” untuk mendongkrak kualitas pendidikan di seluruh Magetan.
Bayangkan saja, selama ini belajar matematika seringkali dianggap momok. Tapi, GASING datang membawa angin segar, menawarkan cara pandang baru yang menjanjikan! “Metode GASING bukan hanya sekadar metode belajar matematika. Lebih dari itu, ini adalah cara pandang baru bahwa belajar itu bisa dibuat sederhana, mudah dipahami dan bahkan bisa dinikmati,” ujar Ibu Nanik Sumantri, menekankan betapa belajar bisa dibuat menyenangkan dan mudah dicerna oleh anak-anak kita.
Ibu Bupati berharap, dengan metode ini, siswa-siswi Magetan akan semakin termotivasi, semangat, dan aktif dalam setiap pembelajaran di sekolah. Pesan beliau untuk para guru peserta pelatihan juga tak kalah penting: segera terapkan ilmu yang sudah didapat! Harapannya agar proses belajar mengajar di kelas menjadi lebih hidup, interaktif, dan tentunya, menyenangkan bagi anak-anak.
Senyum merekah juga terlihat dari Prof. Yohanes Surya, pendiri Gasing Academy. Beliau mengkonfirmasi bahwa kerja sama dengan Pemkab Magetan tak berhenti di sini. Kolaborasi epik ini akan terus berlanjut hingga Agustus 2026! Artinya, akan ada pelatihan tahap kedua bagi para guru, memastikan metode GASING bisa menyebar lebih luas, menjangkau lebih banyak sekolah dan anak-anak di Magetan.
Sementara itu, Bapak Pungkas Bahjuri, Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas, menaruh harapan besar pada sinergi antara Pemkab Magetan, Prof. Yohanes Surya, yang diinisiasi oleh Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini. Beliau yakin, kolaborasi ini akan memberikan “manfaat besar bagi kemajuan pendidikan di Magetan.”
Pengalaman baru melalui GASING ini diharapkan menjadi jawaban atas berbagai tantangan pendidikan yang selama ini kita hadapi. Tak hanya itu, Bapak Pungkas juga berharap UNESA akan terus mendampingi dan membantu Magetan dalam proses pengembangan pembelajaran.
Kita semua di Magetan patut berbangga dan bersemangat! Mari kita saksikan bersama bagaimana metode Gampang, Asyik, Menyenangkan ini akan mengubah wajah pendidikan di Kabupaten kita, menciptakan generasi pembelajar yang cerdas, aktif, dan paling penting, bahagia dalam belajar!
(Laporan Warga Magetan/Sumber Prokopim)






