Warga Magetan yang kami cintai, sudah tak terasa satu tahun kepemimpinan Bupati Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd, dan Wakil Bupati Suyatni Priasmoro, S.H, M.H (akrab disapa Bunda Nanik dan Kang Suyat) berlalu! Sejak dilantik, duet pemimpin ini langsung tancap gas mengatasi berbagai persoalan dan mewujudkan visi-misi Magetan yang kita impikan. Mari kita intip apa saja yang sudah dikerjakan demi kemajuan kota kita!
Fokus utama mereka jelas: pemerataan infrastruktur, kelestarian lingkungan, dan penguatan pemberdayaan di tingkat akar rumput. Ini dia rangkuman “gebrakan” dalam satu tahun kepemimpinan Bunda Nanik dan Kang Suyat yang dampaknya sudah bisa kita rasakan bersama:
1. Jalan Mulus, Ekonomi Berputar Kencang!
Pasti kita semua senang kalau jalanan di Magetan makin mulus, kan? Demi kelancaran mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian serta aktivitas ekonomi, Pemkab Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serius membenahi infrastruktur jalan.
- Jalan Bendo-Maospati: Sudah ditingkatkan sepanjang 3,668 kilometer! Perjalanan jadi lebih nyaman dan cepat.
- Pelebaran Jalan Maospati-Batas Kota Magetan: Sepanjang 1,556 kilometer juga sudah rampung dan dirasakan manfaatnya oleh kita semua.
2. Bebas Banjir dan Petani Tersenyum Lebar!
Ancaman banjir tahunan terus diatasi! Berbagai langkah konkret telah dilakukan untuk mengendalikan banjir dan memastikan pasokan air pertanian tetap optimal.
- Pengendalian Banjir: Pembangunan Embung Sidowayah di Panekan, penanganan banjir Kali Sundu di Sukowinangun, serta peninggian tanggul Desa Ngelang, Kartoharjo. Lega rasanya, kita jadi lebih aman dari bencana!
- Irigasi Pertanian Optimal: Ketersediaan air untuk sawah-sawah kita dijamin dengan rehabilitasi Jaringan Irigasi di DI Nitikan, DI Dokare (mengairi 274 hektar sawah di Driyorejo, Nguntoronadi), dan DI Ngrampu (mengairi 151 hektar sawah di Sukowinangun).
- Sumur Air Tanah Dalam (SDKMG): Pembangunan di Desa Botok (Karas), Tladan (Kawedanan), Tambakmas (Sukomoro), dan Tapen berhasil mendongkrak Indeks Pertanaman (IP) petani kita, dari 100% jadi 300%! Panen makin melimpah, petani makin sejahtera!
3. Malam Terang Benderang, Hati Tenang!
Dinas Perhubungan tak mau kalah! Demi keamanan, ketertiban, dan kenyamanan aktivitas kita di malam hari, penambahan fasilitas penerangan jalan terus digenjot.
- 206 Titik PJU Baru: Dipasang pada Desember 2025 di Magetan, Panekan, Takeran, Parang, Poncol, dan Nguntoronadi.
- Traffic Light Baru: Di wilayah Takeran (Desember 2025).
- Lampu Pedestrian Estetis: Di depan Unesa Kampus Magetan (April 2026), bikin suasana kota makin indah dan aman untuk pejalan kaki!
4. Magetan Makin Bersih, Lingkungan Sehat!
Ini dia salah satu kabar paling membanggakan! Pengelolaan sampah di bawah kepemimpinan Bunda Nanik-Kang Suyat mencetak prestasi luar biasa di tingkat nasional!
- Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih: Magetan berhasil meraih penghargaan bergengsi dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup pada 25 Februari 2026! Bayangkan, dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, hanya 35 daerah yang mendapatkan ini, dan Magetan salah satunya!
- Hadiah Istimewa: Kita juga diganjar 3 unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah sebagai insentif. Ini semua berkat komitmen Pemkab Magetan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang terus mentransformasi pengelolaan sampah berbasis desa, edukasi pengurangan sampah rumah tangga, hingga pengolahan sampah mandiri.
- Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Meroket: Angka IKLH Magetan pada tahun 2025 melonjak menjadi 73,79, naik signifikan 6,50 poin dibandingkan tahun 2024 (67,29). Kenaikan ini didukung integrasi program Desa/Kelurahan Berseri dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digelorakan oleh Bupati Magetan. Lingkungan bersih, hidup pun sehat!
5. Rumah Layak Huni untuk Semua!
Tak ada lagi warga yang tidur di rumah tak layak! Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) terus bergerak untuk memenuhi hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan korban bencana.
- Tahun 2025: Sebanyak 368 unit rumah (303 unit RTLH dan 65 unit rumah korban bencana) berhasil direhabilitasi.
- Tahun 2026 (hingga Mei): Perbaikan terus berlanjut dengan 110 unit rumah (84 unit RTLH dan 26 unit rumah korban bencana) sudah rampung diperbaiki. Keluarga kita bisa hidup lebih tenang dan nyaman!
6. “Guyub Rukun”: Dana Rp 3-5 Juta per RT, Warga Makin Mandiri!
Selain pembangunan fisik, program “Guyub Rukun” berbasis RT juga menjadi andalan! Program ini dirancang untuk memperkuat nilai kegotongroyongan dan kemandirian warga dalam berbagai kegiatan lingkungan, fasilitas masyarakat, hingga kebutuhan sosial kemasyarakatan lainnya dengan bantuan Rp 3-5 Juta per RT! Ini bukti pemerintah percaya pada kekuatan gotong royong kita!
Bunda Nanik dan Kang Suyat, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Magetan, berkomitmen penuh untuk terus melanjutkan semua upaya, program, dan kebijakan strategis ini di tahun kedua kepemimpinan mereka. Mari kita dukung terus agar Magetan semakin maju, asri, berkepribadian, dan sejahtera! Bersama kita wujudkan Magetan yang lebih baik!






