Jawa Timur, Sabtu, 23 Mei 2026 – Kabar gembira datang dari sektor pertanian kita! Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Pemprov Jawa Timur baru saja meluncurkan inisiatif strategis yang bisa mengubah wajah perkebunan tebu kita: Program Tanam Perdana “Bongkar Ratoon” Tebu 2026! Ini bukan sekadar penanaman biasa, tapi sebuah langkah revolusioner untuk mengganti tebu-tebu “tua” yang sudah loyo dengan bibit baru super berkualitas. Targetnya jelas: memperluas lahan dan tentu saja, melambungkan hasil tebu kita, khususnya di Bumi Arek-Arek Jawa Timur!
Aksi Serentak di 11 Kabupaten!
Bayangkan, pada hari Sabtu (23/5/2026) lalu, program ini serentak dilaksanakan di 15 titik lahan pabrik gula yang sudah beroperasi, mencakup 11 kabupaten sekaligus! Hebatnya, banyak yang mengikuti momen bersejarah ini melalui sambungan Zoom, menunjukkan betapa seriusnya komitmen kita semua.
Ini adalah bukti nyata komitmen kita untuk meremajakan tanaman tebu yang produktivitasnya mulai menurun. Tujuannya? Demi terwujudnya perkebunan tebu yang lebih produktif, berkelanjutan, dan pada akhirnya, mendukung penuh cita-cita swasembada gula nasional!
Gubernur Khofifah Optimis Swasembada di Depan Mata!
Pada kesempatan penting ini, Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan optimisme yang membara. Beliau menegaskan bahwa “target swasembada tahun ini adalah gula konsumsi dan tahun depan diharapkan secara bertahap bisa swasembada gula baik konsumsi maupun industri.” Sebuah target yang ambisius, namun dengan semangat kebersamaan, bukan tidak mungkin kita raih!
Magetan Jadi Saksi Sejarah!
Salah satu lokasi simbolis penanaman perdana yang menjadi sorotan adalah di kebun TR PG. Redjosarie milik PT Sinergi Gula Nusantara, tepatnya di Desa Kledokan, Kecamatan Bendo, Magetan. Bupati Magetan, Ibu Nanik Sumantri, secara langsung melakukan penanaman simbolis ini. Beliau didampingi Direktur Operasional PT Sinergi Gula Nusantara PG. Redjosari, Bapak Kuntoro Boga Andri, serta perwakilan Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Harapan Petani Tebu Magetan Meningkat!
Ibu Bupati Nanik Sumantri pun berbagi kabar baik dari Magetan, “Program bongkar ratoon di Magetan sendiri total luasan lahan kurang lebih 1000 ha dari target 1500 ha, mudah-mudahan tahun depan bisa memenuhi target. Dengan adanya program bongkar ratoon ini petani tebu bisa lebih sejahtera.” Semoga! Kesejahteraan petani adalah kunci utama kemajuan kita.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Magetan, Direktur Operasional PG. Redjosarie, perwakilan Forkopimda, anggota Komisi A dan Komisi C DPRD Magetan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Magetan, serta kepala OPD terkait.
Ini adalah awal dari sebuah babak baru. Mari kita terus dukung para petani tebu kita dan semua pihak yang terlibat dalam mewujudkan impian swasembada gula nasional. Bersama, kita bisa!






