Friday, April 17, 2026
Home Berita Magetan Seribu Anak Yatim Tersenyum, Kolaborasi BAZNAS dan Pemkab Magetan Hadirkan Secercah Harapan...

Seribu Anak Yatim Tersenyum, Kolaborasi BAZNAS dan Pemkab Magetan Hadirkan Secercah Harapan di Bulan Suci

0
9

Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti GOR Ki Mageti, Kamis (5/3/26). Seribu anak yatim dari jenjang pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Magetan berkumpul terima santunan yang dikemas dalam acara Santunan 1000 Anak Yatim bertema “Zakat Menguatkan Indonesia”, sebagai bagian dari Safari Ramadan 1447 Hijriah yang diinisiasi BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Magetan dan didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Magetan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan, Drs. KH. Sumarno Abdul Azis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara atas sinergi berbagai pihak, mulai dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Magetan, hingga para pengusaha dan muzaki.

“Atas nama panitia dan pimpinan, kami menyampaikan terima kasih atas kolaborasi ini. Semoga semua yang hadir diridhai Allah SWT,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa selain santunan untuk 1.000 anak yatim, bantuan juga diberikan kepada tenaga kebersihan sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja sektor informal serta bantuan bantuan lainnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas tingkatan dalam pengelolaan zakat. Ia menyebut bahwa sinergi antara BAZNAS provinsi dan kabupaten merupakan bagian dari upaya sistematis menuntaskan kemiskinan.

“Kami menjalankan kolaborasi ini sebagai bagian dari ikhtiar besar pengentasan kemiskinan. Di bulan Ramadan, atas arahan Ibu Gubernur, kami diminta untuk menyantuni anak-anak yatim,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut bukan menjadi yang pertama dan terakhir. “Siapa yang menyantuni anak yatim, insyaAllah akan dirangkul Rasulullah masuk ke dalam surga. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat dan keberkahan,” pungkasnya

Sementara Bupati Magetan, Hj. Nanik Sumantri, M.Pd dalam sambutannya menegaskan bahwa zakat adalah kekuatan besar umat, sebagai rukun islam ketiga yang memiliki dampak nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial.

“Hari ini kita menyaksikan betapa dahsyatnya kekuatan zakat. Ia bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi langkah konkret menjawab kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, hingga persoalan sosial lainnya yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tegasnya.

Menurutnya, semangat zakat sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Magetan 2025–2030, yakni “Masyarakat Sejahtera” melalui pengentasan kemiskinan. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Magetan untuk menyalurkan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal, melalui BAZNAS Kabupaten Magetan.

Kepada anak-anak yatim yang hadir, Bupati Nanik memberikan pesan penuh kasih. Ia meminta mereka untuk tetap bersemangat, rajin belajar dan mengaji, serta tidak berkecil hati dalam meraih cita-cita.

“Kalian adalah generasi penerus masa depan. Pemerintah Kabupaten Magetan akan terus memastikan perhatian, perlindungan, dan dukungan sosial agar kalian tumbuh menjadi generasi mandiri dan berakhlak mulia,” pesannya.

Santunan yang diberikan hari itu bukan sekadar bantuan materi. Ini menjadi simbol kuat bahwa zakat, ketika dikelola secara kolaboratif dan amanah, mampu menjadi energi sosial yang menguatkan bangsa menghadirkan harapan bagi yang membutuhkan, sekaligus menggerakkan kepedulian bagi yang mampu.

Di GOR Ki Mageti, senyum seribu anak yatim menjadi saksi bahwa zakat benar-benar menguatkan Indonesia dan itu dimulai dari Magetan.(Diskominfo:may / fa2 /

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here