Sekolah Tangguh Bencana, Garda Terdepan Pemutusan Rantai Covid-19 – Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Magetan

0
20

SobatKom

Bupati Magetan kukuhkan Pelatihan Satgas Sekolah Tangguh dalam rangka Pangabmas Penugasan Poltekkes Kemenkes Surabaya di Aula SMA N 1 Magetan, Selasa (7/9).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Suprawoto berpesan kepada para peserta agar dalam bertugas untuk dapat meluruskan semua informasi-informasi yang sangat menyesatkan berkaitan tentang Covid-19.

Pelatihan ini diikuti SMA Negeri se- Kabupaten Magetan, SMA Jogorogo dan SMA Negeri 1 Ngawi selama 7-10 Agustus 2021.

Dalam pelatihan tersebut akan terbentuk Satgas Covid-19 di lingkungan sekolah sehingga mampu ciptakan sekolah tangguh dalam rangka menghadapi wabah pandemi saat ini.

Koordinator Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Surabaya, Herry Sumasto menyebut rangkaian pelatihan diawali dengan penadatangan komitmen bersama oleh Poltekkes, Pemerintah Daerah , Cabang Dinas dalam rangka pemutusan mata rantai Covid-19 di Sekolah, Pengukuhan Satgas Covid-19 di Sekolah, penyampaian materi secara panel dari Poltekes, Dinkes, Satgas Covid-19 , Cabang Dinas, Kepolisian dan Simulasi dari BPBD.

Hari kedua simulasi penanggulanag protokol kesehatanpenanggulangan bencana, yakni desinfeksi oleh siswa sebelum dan sesudah proses pembelajaran. pengetahuan umum pemulasaraan jenasah dan cara pakai hasmat.

Hari ke- 3 kembali ke sekolah masing-masing dan membentuk tim satgas di sekolah.

Hari ke-4 mandiri melakukan kegiatan desinfeksi di sekolah serta menyusun video penanganan covid-19 di sekolah. Serta pendampingam dari poltekes hingga akhir bulan Oktober.

Diwawancarai terpisah Direktur Poltekes Bambang Hadi Sugito menyebut terselenggaranya kegiatan ini di Kabupaten Magetan sebagai komitmen Poltekkes mengembangkan pendidikan di Magetan disamping Magetan adalah salah satu daerah yang rawan dengan bencana. Pihaknya juga berharap wabah covid-19 di Magetan dapat turun dari level 4.

Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Prov Jatim Wilayah Ponorogo Eko Budi Santosa menyebut optimis bila ilmu penanganan covid-19 di lingkungan sekolah telah didapat maka pembelajaran tatap muka akan segera terlaksana. (Diskominfo/pb.ay/dok.ay/fa2)

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here