Friday, June 19, 2026
Home Sosial Media Update Rembug Eksistensi Peternak Ayam Petelur Rakyat . Sahabat Prokopim, Kondisi yang …

Rembug Eksistensi Peternak Ayam Petelur Rakyat . Sahabat Prokopim, Kondisi yang …

0
105

Rembug Eksistensi Peternak Ayam Petelur Rakyat
.
Sahabat Prokopim,
Kondisi yang tidak berpihak pada peternak ayam petelur rakyat saat ini membuat para peternak merasa terjepit dengan situasi ini. Dengan harga telur 17rb/kg dikandang, yang mana harga tsb masih jatuh di bawah Harga Pokok Produksi (HPP), sehingga angka tsb sangat timpa dengan kondisi naiknya harga pakan ayam.
.
Hal itulah yang mendasari Dinas Peternakan Kabupaten Magetan menggelar Rembug Eksistensi Peternak Ayam Petelur Rakyat dengan Bupati Magetan di Ruang jamuan Pendapa Surya Graha, Kamis (17/02/2022).
.
Ketua Komisi B, Ir Hari Gitoyo yang dalam hal ini menampung, menyampaikan dan menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat,. terkait bagaimana bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pelaku usaha peternakan untuk mempertahankan kondisi para peternak ayam petelur rakyat ini bisa tetap mampu meneruskan usahanya, sehingga usaha peternak ayam petelur rakyat ini bisa menjadi komoditi utama.
.
Bupati Suprawoto dalam arahannya menyampaikan bahwa ini merupakan tindak lanjut pertemuan pertama pada saat harga telur anjlok. Kemudian mencari solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.
” Ini adalah pertemuan lanjutan saat harga telur anjlok dulu, salah satu rekomendasinya dengan membentuk koperasi. Kabupaten Blitar menjadi salah satu rekomendasi yang maju dalam hal pembentukan koperasi. Dari hasil pertemuan dengan Pemkab Blitar, diketemukan dengan semua stakeholder disini untuk membentuk koperasi sekaligus menggalakkan kampanye makan telur, guna membantu para peternak ayam petelur rakyat,” terang Bupati Suprawoto.
Sedangkan untuk para produsen pakan ayam diharapkan bisa membantu dalam bentuk CSR.
.
Rembug eksistensi ini dihadiri oleh anggota Komisi B, OPD terkait, perwakilan produsen pakan ayam, dan perwakilan peternak ayam petelur rakyat di Kabupaten Magetan.
(Prokopim/edh/KD1)

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here