Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) Indonesia mengerahkan 250 kader terbaik sebagai fasilitator dan narasumber digitalisasi koperasi dalam Pelatihan Manajerial dan Sertifikasi Calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Para fasilitator tersebut mendampingi peserta pelatihan di berbagai lokasi penyelenggaraan di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi digital sumber daya manusia (SDM) koperasi.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung transformasi koperasi menuju tata kelola yang lebih modern, profesional, transparan, dan berbasis teknologi.

Relawan TIK Perkuat Kompetensi Digital Calon Manajer Koperasi
Dalam pelatihan tersebut, Relawan TIK Indonesia memberikan berbagai materi terkait digitalisasi koperasi, mulai dari transformasi digital, pemanfaatan platform digital, tata kelola data, keamanan informasi, hingga optimalisasi ekosistem digital guna meningkatkan kualitas pelayanan koperasi kepada masyarakat.
Pendampingan ini diharapkan mampu membekali calon manajer KDKMP dengan kemampuan praktis dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung operasional koperasi secara efektif dan berkelanjutan.
Ketua Umum Relawan TIK: Digitalisasi Dimulai dari Kompetensi SDM
Pada pembukaan pelatihan yang berlangsung di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Cimahi, Jawa Barat, Ketua Umum Relawan TIK Indonesia, Hani Purnawanti, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital koperasi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya.
“Digitalisasi koperasi dimulai dari manusianya. Ketika seorang manajer memiliki kompetensi digital yang kuat, maka teknologi akan menjadi alat untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan transparansi, dan menghadirkan koperasi yang lebih profesional. Karena itu, Relawan TIK hadir untuk memastikan para manajer KDKMP tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara efektif dan berkelanjutan.”
Menurut Hani, pengerahan 250 kader Relawan TIK merupakan bentuk komitmen nyata organisasi dalam mendukung agenda strategis pemerintah di bidang penguatan koperasi berbasis digital.
Ia menjelaskan bahwa para fasilitator tidak hanya menyampaikan materi pelatihan, tetapi juga mendampingi peserta agar mampu memahami implementasi digitalisasi koperasi sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Hani menambahkan, investasi pada peningkatan kompetensi digital SDM menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat.

Kementerian Koperasi Apresiasi Dukungan Relawan TIK
Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Riza Azmi, memberikan apresiasi terhadap kontribusi Relawan TIK Indonesia yang secara konsisten mendukung peningkatan kapasitas digital masyarakat melalui berbagai program literasi digital.
Menurut Riza, kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan Relawan TIK menjadi sinergi positif karena mempertemukan kebijakan pemerintah dengan jaringan relawan yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengembangan literasi digital.
“Kami mengapresiasi keterlibatan Relawan TIK Indonesia yang telah mengerahkan ratusan kader terbaiknya dalam pelatihan ini. Kehadiran para fasilitator menjadi penguat proses pembelajaran sehingga para calon manajer KDKMP memperoleh bekal digital yang lebih aplikatif. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan untuk mempercepat transformasi digital koperasi di Indonesia.”
Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas digital SDM merupakan fondasi utama dalam mewujudkan koperasi modern yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses usaha, serta memperkuat tata kelola yang akuntabel.
Dukung Program Nasional Penguatan SDM Digital
Keterlibatan Relawan TIK sebagai fasilitator peningkatan kapasitas digital SDM KDKMP/KKMP berada di bawah koordinasi Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi dalam rangka mendukung Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Kementerian Koperasi.
Kolaborasi ini sejalan dengan agenda nasional dalam mempercepat pembangunan SDM digital Indonesia. Melalui sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat, transformasi digital tidak hanya berfokus pada penyediaan teknologi, tetapi juga memastikan para pengelola koperasi memiliki kompetensi untuk memanfaatkan teknologi secara produktif, aman, dan berkelanjutan.

Dengan penyebaran 250 fasilitator dan narasumber Relawan TIK di berbagai lokasi pelatihan, seluruh calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif. Bekal tersebut menjadi modal penting untuk mengimplementasikan digitalisasi koperasi di daerah masing-masing setelah menyelesaikan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.



