Rapat Evaluasi PPKM Mencari Solusi Gelombang Varian Omicron
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Penanganan Covid- 19 untuk wilayah Jawa dan Bali malam ini menggelar rapat evaluasi PPKM menyikapi varian Omicron yang terus meningkat, Kamis, 20 Januari 2022.
Menko Marves dalam arahannya menyampaikan bahwa perkiraan puncak gelombang Omicron terjadi pada pertengahan bulan februari atau awal Maret. ” Pengalaman negara lain menunjukkan, meski dampaknya ringan, tetapi jumlah yang meningkat berpotensi membebani kapasitas sistem kesehatan “, kata Menko Marves.
Selanjutnya Menko Marves juga menyampaikan jika saat ini sebagian besar kasus terjadi di wilayah Jabodetabek, sehingga untuk menghadapi gelombang Omicron maka vaksinasi dosis 2 bagi lansia untuk terus dikejar hingga mencapai 70 persen dan vaksinasi bagi anak-anak juga harus dikejar mengingat PTM 100% sudah dilakukan.
Sementara itu Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan agar masyarakat jangan panik dengan gelombang Covid-19 varian Omicron karena kenaikan kasus akan sangat cepat tetapi tingkat penurunannya juga akan sangat cepat, kemudian bagi masyarakat yang sudah di vaksin maka akan sembuh dengan sendirinya, tetapi karantina mandiri juga wajib dilakukan bagi orang yang terconfrimasi.
Gunadi Sadikin berpesan agar vaksinasi terhadap lansia dan anak harus segera dikejar karena pengalaman kasus diluar negeri pasien terconfrim Covid-19 yang masuk rumah sakit adalah lansia yang belum mendapatkan vaksin dan sebagian juga anak-anak. ” Vaksinasi lansia harus dikebut selanjutnya juga vaksinasi anak – anak, jadi semua penduduk sudah kita kasih senjata kita kasih peluru sehingga mereka bisa bertarung di level individu”, paparnya.
Sementara itu Bupati Magetan menyampaikan sesaat acara evaluasi PPKM selesai bahwa vaksinasi di Magetan sudah 70,60 persen. Relawan untuk terus mencari masyarakat khusus lansia yg belum divaksinasi agar segera di vaksin karena lansia yang belum mendapatkan vaksin akan memiliki resiko besar.
( Berita lanjutan dikolom komentar )





