Lewat Wayang, Kemkominfo Ajak Generasi Muda Aktualisasikan Nilai Pancasila – Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Magetan

0
53

Lewat Wayang, Kemkominfo Ajak Generasi Muda Aktualisasikan Nilai Pancasila

tetap dalam suasana Hari Kebangkitan Nasional serta Hari Lahirnya Pancasila, Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan orang dan Kebudayaan, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kemkominfo RI adakan Dialog & Pertunjukan Rakyat Penguatan
watak “Pancasila, Generasi Muda, dan Semangat untuk bangun” di lapangan Desa Kengangan, Sukomoro, Magetan, Rabu (31/5).

Pada sesi dialog, Drs. Wiryanta, MA., Ph.D. selaku Direktur IKPMK Kemkominfo menyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila dapat disampaikan melalui berbagai multi platform yang krusial pesannya tersampaikan. “Desiminasi informasi kalau hanya dilakukan di media tunggal seperti digital saja, tidak akan menggerakan perekonomian masyarakat sekeliling. Maka dari itu penyampaian nilai-nilai Pancasila dilakukan bagus offline maupun digital. Ekonomi sekecil apapun harus dibangkitkan,” ungkap Wiryanta

Selain dari Kemkominfo, juga hadir dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang diwakili oleh Irene Camelyn Sinaga selaku Direktur Pengkajian Implementasi Ideologi Pancasila. Irene menyampaikan, “Pendidikan Pancasila dan nilai-nilainya tidak usah jauh-jauh. Jadi sebenarnya dilihat dari sejarah wayang ya sedalam itu lah Pancasila,” ungkap Irene.

Bupati Magetan, Suprawoto selaku tuan rumah, berterimakasih kepada Kemkominfo karena untuk kesekian kalinya mengadakan pertunjukan rakyat di Magetan, terutama untuk memperingati lahirnya Pancasila. “Patut kiranya kita memperingati hari yang bersejarah ini. Karena adanya ideologi Pancasila kita dapat bersatu sampai sekarang. Hal-hal ini lah yang perlu disampaikan ke generasi muda,” tutur Kang Woto.

Mengenai dalih penyampaian nilai-nilai Pancasila melalui wayang kulit, Bupati Magetan mau generasi muda mengenal tokoh-tokoh wayang beserta wataknya. “Tontonan wayang itu menuntun kita pada kebaikan. Jangan sampai generasi muda kita idolanya Sengkuni. Kan itu keliru, karena tidak ada tontonan tokoh dan tuntunannya,” pungkasnya.

Terlihat ketika tengah malam pun, masyarakat sekeliling Desa Kentangan tetap tidak beranjak untuk menyaksikan pertunjukan rakyat wayang kulit lakon “Wahyu Makutho Rojo” yang didalangi oleh Ki Rudi Gareng.(Diskominfo / pub.fik / dok.wan / fa2 / IKP1)

Sumber berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here