
Bukan cuma sibuk di balik layar atau mengejar deadline! Kali ini, insan pers Magetan membuktikan bahwa jiwa sosial dan kepedulian mereka juga beraksi nyata di lapangan. Bayangkan saja, momen Hari Tani Nasional diperingati dengan cara yang benar-benar inspiratif: ‘Touring Bareng & Bhakti Sosial’ selama dua hari penuh!
Acara yang digagas Kumpulan Wartawan Magetan (KWM) pada Sabtu-Minggu, 26-27 September 2026 ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa. Ini adalah perpaduan sempurna antara mempererat tali silaturahmi antarwartawan dan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, terutama mereka yang berjuang di sektor agraris Magetan.
Aksi Sosial Sebelum Gaspol!
Sejak Sabtu pagi, Balai Wartawan sudah ramai dengan persiapan. Tapi tunggu dulu! Sebelum gaspol menyusuri jalanan Magetan, rombongan KWM punya agenda mulia: membagikan bantuan sembako! Aksi bakti sosial ini langsung menyentuh hati masyarakat di area Alun-alun Magetan, menunjukkan bahwa kepedulian bisa dimulai dari mana saja.
Pelepasan rombongan pun tak kalah meriah! Langsung dilepas oleh Bapak Bupati Magetan dari depan Pendopo Surya Graha. Setelah doa bersama untuk kelancaran, deru mesin motor langsung membelah udara, membawa para wartawan menyusuri keindahan alam Magetan, menembus sejuknya kawasan lereng Lawu, hingga tiba di destinasi menarik: Wisata Kemuning!
Kenapa Hari Tani? Ini Kata Ketua Penyelenggara!
Ketua Penyelenggara, Bapak Agus, dengan semangat menjelaskan mengapa momen ini begitu istimewa. “Magetan ini kan daerah yang kaya potensi pertanian dan pesona alamnya, apalagi di lereng Lawu,” ujarnya. “Jadi, peran petani itu krusial. Dan kebersamaan insan pers ini penting banget buat terus membangun narasi positif tentang daerah kita.”
Bapak Agus menambahkan, “Melalui aksi sosial dan kebersamaan ini, kami ingin berbagi keberkahan sekaligus mengapresiasi dedikasi para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan kita. Kebersamaan di jalan maupun di lapangan adalah wujud kepedulian insan pers untuk masyarakat Magetan.” Pesan yang menyentuh dan penuh makna, bukan?
Dari Jalanan ke Kebersamaan Malam yang Hangat
Setelah hari yang panjang penuh perjalanan, malam harinya di lokasi tujuan, suasana kebersamaan berlanjut! Ada ramah tamah hangat, diskusi santai yang memperkaya wawasan, hingga hiburan malam yang mengakrabkan. Puncak kebersamaan ini akan ditutup pada hari Minggu (27 September 2026) setelah agenda pagi yang tak kalah seru, sebelum akhirnya rombongan kembali ke Magetan.
Sungguh, kegiatan Kumpulan Wartawan Magetan ini adalah contoh nyata bagaimana profesi media bisa bergerak melampaui tugas peliputan. Diharapkan, sinergi antarwartawan dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat tani di Kabupaten Magetan akan terus tumbuh kuat dan menginspirasi kita semua. Magetan patut bangga punya wartawan-wartawan seperti ini!



