Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asli Kabupaten Magetan kembali menunjukkan taringnya di kancah global. Kali ini, Keripik Tempe H&G, produk olahan khas Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, yang sukses menembus pasar internasional, hal ini membuktikan bahwa kualitas produk lokal Magetan mampu bersaing di level
Keunggulan Keripik Tempe H&G terletak pada proses produksinya yang masih menjaga sentuhan tangan pertama. Sang pemilik, Ibu Ita, memproduksi sendiri tempe yang menjadi bahan baku utama. Hal ini dilakukan demi menjaga konsistensi rasa dan kualitas yang menjadi ciri khas produknya.
Saat ini, H&G menawarkan beberapa varian unggulan, di antaranya:
* Keripik Tempe Original: Diolah dengan teknik penggorengan khusus untuk menghasilkan tekstur renyah maksimal namun tetap mempertahankan rasa kedelai yang autentik.
* Sambal Kacang Tradisional: Terbuat dari kacang tanah pilihan dengan racikan bumbu warisan yang menghasilkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan legit.
Keberhasilan ekspor ini bukan tanpa alasan. Komitmen dalam menjaga standar mutu menjadi kunci utama, mulai dari:
* Seleksi Bahan Baku: Menggunakan kedelai berkualitas tinggi.
* Proses Produksi Higienis: Memenuhi standar keamanan pangan.
* Pengemasan Modern: Desain kemasan yang menarik dan informatif, sesuai dengan regulasi pasar luar negeri.
“Pasar internasional memiliki potensi besar untuk olahan tempe. Konsumen mancanegara kini mulai melirik camilan berbasis kedelai yang sehat dengan cita rasa khas Nusantara,” ujar Ita, pemilik usaha H&G.
Keberhasilan Keripik Tempe H&G diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain di Magetan untuk terus berinovasi. Selain mengharumkan nama daerah, ekspansi pasar hingga ke luar negeri ini turut memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.
Pemerintah Kabupaten Magetan melalui instansi terkait terus berkomitmen mendukung standarisasi dan promosi produk unggulan daerah agar semakin banyak “H&G” baru yang menyusul ke pasar global.(Diskominfo:wan / fa2 / IKP1)






