Friday, June 12, 2026
Home Berita Magetan MAGETAN SIAGA! Demi Suro 2026 Aman dan Damai, Seluruh Elemen Bergerak. Ini...

MAGETAN SIAGA! Demi Suro 2026 Aman dan Damai, Seluruh Elemen Bergerak. Ini yang Perlu Warga Tahu!

0
2

Warga Magetan, mari sejenak kita menatap kalender! Bulan Muharram, atau yang kita kenal sebagai Bulan Suro, akan kembali menyapa pada tahun 2026. Bukan sekadar pergantian tahun, momen ini seringkali diiringi agenda penting, terutama bagi para pegiat pencak silat. Menyadari potensi dan tantangan yang ada, Polres Magetan baru-baru ini menggebrak dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Aman Suro.

Sebuah Pertemuan Vital untuk Masa Depan Magetan

Bertempat di Pendapa Surya Graha, pertemuan vital pada Kamis (11/6/26) ini dihadiri jajaran penting: Bupati Magetan, Forkopimda, OPD terkait, Ketua IPSI, bahkan pimpinan/perwakilan perguruan pencak silat. Pertemuan ini bukan sekadar basa-basi, melainkan upaya konkret untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan pelayanan terbaik bagi kita semua selama perayaan 1 Muharram (1 Suro) nanti.

Plt. Kepala Bakesbangpol, Bapak Joko Trihono, tak menampik bahwa Magetan saat ini dalam kondisi aman dan kondusif. Namun, ia mengingatkan kita semua untuk tetap waspada. “Potensi perpecahan atau konflik sosial bisa muncul, terutama menjelang bulan Muharram/Suro 2026,” ujarnya.

Rakor ini adalah jawabannya! Tujuannya jelas: meningkatkan sinergi antara semua pihak – pemerintah, aparat, dan tentu saja, kita sebagai masyarakat. Ini wadah untuk bertukar informasi, memetakan potensi konflik, dan menguatkan kewaspadaan nasional demi Magetan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Aparat Siaga Penuh, Warga Diimbau Bersatu!

Dukungan penuh datang dari aparat keamanan. Mayor Inf. Tomy Fedi Anugraha, S.E., selaku Kasdim 0804/Magetan, dengan tegas menyatakan komitmen penuh Kodim. “Saya yakin dan percaya bisa mewujudkan impian itu menjadi kenyataan, yaitu Magetan aman dan kondusif,” tegasnya. Ia bahkan mengajak kita semua untuk “menciptakan situasi yang kondusif, aman, tentram gemah ripah loh jinawi. Kami siap mendukung!”

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan, Bapak Sukesto Ariesto, menambahkan harapan agar semua pihak terbuka. “Kita berharap masing-masing peserta memberikan informasi yang menjadi hambatan dan tantangan di wilayah Magetan ini,” pintanya.

Beliau juga menekankan betapa pentingnya perhatian dan kecermatan agar acara Suran Agung berjalan lancar, tanpa ada unsur kerusuhan. Sebuah pesan penting untuk kita semua: “Masyarakat juga diimbau untuk tidak memercayai berita bohong (hoax) serta tidak menyebarkannya karena dapat menakut-nakuti dan memecah belah ketenteraman warga.” Ingat, “Ini menjadi tugas kita bersama untuk mencegah adanya konflik perselisihan yang melanggar hukum.”

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengajak kita untuk menjadikan Muharram sebagai momen sukacita. “Terkait pelaksanaan nanti di bulan Suro ini, saya yakin TNI/Polri bersama stakeholder yang ada memastikan Kab. Magetan dalam keadaan aman. Tolong kita semua membantu program di Magetan ini untuk berkolaborasi, berikan yang terbaik agar Magetan semakin maju,” pesannya.

Pencak Silat: Pemersatu, Bukan Pemecah Belah!

Tak ketinggalan, Bupati Magetan, Ibu Nanik Sumantri, mengingatkan akar budaya kita. Pencak silat adalah warisan leluhur untuk mempersatukan, bukan memecah belah. Dengan banyaknya agenda perguruan silat di Bulan Suro, Rakor ini menjadi kunci.

“Melalui rakor ini diharapkan untuk bersama menyelaraskan persepsi bagi perguruan silat untuk bisa saling menjaga keamanan, ketertiban masyarakat serta agenda masing-masing perguruan menjelang bulan Suro/Muharram tahun 2026 agar Kab. Magetan tetap aman dan kondusif,” pungkas Bupati.

Jadi, warga Magetan, pesan dari Rakor Aman Suro ini sudah jelas: keamanan dan kedamaian Magetan saat Suro 2026 bukan hanya tanggung jawab aparat atau pemimpin, tapi juga kita semua. Mari bersama menjadi bagian dari solusi, bukan masalah. Mari kita jadikan Suro 2026 sebagai bukti persatuan Magetan!

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here