Friday, May 1, 2026
Home Berita Magetan Menguatkan Infrastruktur Ekonomi Menuju Kesejahteraan Merata dan Pembangunan Berkelanjutan

Menguatkan Infrastruktur Ekonomi Menuju Kesejahteraan Merata dan Pembangunan Berkelanjutan

0
7

Pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan, Kamis (26/3/2026), menjadi ruang temu gagasan dan harapan. Di tempat inilah Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027, sebuah forum strategis yang tidak sekadar agenda tahunan, melainkan panggung penyelarasan arah masa depan daerah.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Magetan, Hj. Nanik Sumantri, M.Pd, Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro,S.H, M.H, jajaran pimpinan DPRD, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Forkopimda, kepala OPD, akademisi, organisasi masyarakat, hingga insan pers. Kehadiran lintas elemen ini menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Bupati Magetan, Hj. Nanik Sumantri, menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum penting dalam merumuskan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, RKPD 2027 menjadi pijakan strategis untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi daerah, pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, hingga pemantapan infrastruktur dan pelayanan publik.

“Perencanaan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan selaras dengan kebijakan provinsi maupun nasional,” tegasnya.

Tema pembangunan Kabupaten Magetan tahun 2027 “Penguatan Infrastruktur Ekonomi untuk Peningkatan Kesejahteraan yang Merata”, menjadi benang merah dalam penyusunan program prioritas. Fokus pembangunan diarahkan pada tujuh pilar utama, di antaranya penguatan SDM, pengembangan komoditas unggulan, reformasi birokrasi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta menjaga harmoni sosial dan lingkungan.

Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan juga ditegaskan melalui berbagai program, termasuk percepatan penanganan stunting. Pada momentum ini, Pemerintah Kabupaten Magetan turut melaunching program Anting Emas 2.0 (Asuh Balita Stunting) sebagai bentuk kepedulian bersama, yang melibatkan ASN sebagai orang tua asuh bagi balita stunting. Gerakan ini diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting secara masif dan terintegrasi.

Tak hanya itu, penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta perangkat daerah menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan generasi Magetan yang sehat dan berkualitas.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno dalam sambutannya menekankan pentingnya Musrenbang sebagai wahana partisipatif untuk menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskannya dengan pokok-pokok pikiran DPRD. Suratno menegaskan bahwa penyusunan RKPD harus berpedoman pada regulasi, RPJMD 2025–2029, serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah agar pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Beragam usulan strategis pun disampaikan DPRD, mencakup sektor pendidikan, lingkungan hidup, infrastruktur, UMKM, pertanian, kesehatan, hingga pariwisata. Semua diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari perspektif provinsi yang dalam hal ini disampaikan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur yang diwakilkan Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur, Dr. Endy Alim Abdi Nusa, S.IP., M.M., arah kebijakan pembangunan Jawa Timur tahun 2027 menitikberatkan pada penguatan pelayanan dasar dan pertumbuhan ekonomi berkualitas. Fokus ini selaras dengan agenda nasional yang mendorong produktivitas, investasi, serta penguatan industri sebagai motor penggerak ekonomi.

Rangkaian kegiatan Musrenbang juga diisi dengan penandatanganan berita acara kesepakatan, penyerahan pokok-pokok pikiran DPRD, serta sosialisasi Sensus Ekonomi oleh BPS. Seluruh proses ini menjadi bagian dari upaya menyusun dokumen perencanaan yang komprehensif dan berbasis data.

Musrenbang RKPD 2027 bukan sekadar forum formalitas, tetapi cermin komitmen bersama dalam membangun Magetan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. Di tengah dinamika tantangan pembangunan, forum ini menjadi titik temu antara harapan masyarakat dan arah kebijakan pemerintah, sebuah langkah nyata menuju Magetan yang nyaman, sejahtera, dan berdaya saing.(Diskominfo: may /

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here