Friday, April 24, 2026
Home Berita Dinas 3 Dalang Cilik Akhiri Festival Literasi 2025 Kabupaten Magetan

3 Dalang Cilik Akhiri Festival Literasi 2025 Kabupaten Magetan

0
36

Festival Liteasi 2025 yang digagas Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kab. Magetan sampai di ujung gelaran. Selama 2 hari pelaksanaan yang dimulai dengan Musda GPMB dan IPI Pengurus Daerah Kab. Magetan pada Rabu 8 Oktober 2025. Dilanjut kemudian esoknya di hari Kamis (9/10), yang dibuka dengan Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Magetan. Disambung bedah buku Magetan Dalam Panggung Sejarah Indonesia dari siang sampai sore. Maka sebagai acara penutup, pada malam harinya (9/10) disajikan Pagelaran Wayang Kulit yang dipentaskan secara bergantian oleh 3 Dalang Cilik.

Pementasan Wayang Kulit tersebut sukses menjadi klimaks Festival Literasi 2025 Kabupaten Magetan yang mengambil tema ‘Aksara Membangun Sejahtera; Gerakan LIterasi Untuk Magetan Maju, Nyaman, dan Berkelanjutan’.

Diawali seremoni singkat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang disusul Doa Pembukaan. Disusul berikutnya dengan penyerahan wayang oleh Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro kepada ketiga Dalang Cilik yang akan tampil. Mereka adalah Ki Maheswara Murdoyo, siswa SD Islamiyah NU Magetan, Ki Abimanyu Lufthi, siswa SMPN 1 Magetan, dan Ki Pandya Duta Aksal, siswa SDN Ngariboyo. Adapun pagelaran wayang tersebut mengambil lakon ‘Lahire Sang Tetuka’.

Pagelaran Wayang Kulit yang dimulai pukul 20.00 WIB, diawali oleh Dalang Ki Pandya yang menjadi pementas pertama. Dalang yang kedua tampil yaitu Ki Maheswara. Dan selanjutnya digantikan oleh Ki Abimanyu sebagai Dalang Cilik yang tampil ketiga. Kemudian untuk mengakhiri pementasan, Ki Endro Murdoyo yang kesehariannya aktif sebagai guru di SMPN 1 Magetan tampil menjadi Dalang penutup.

Dalam arahan singkatnya sebelum menutup Festival Literasi 2025, Wakil Bupati Magetan mengapresiasi kegiatan yang digagas Dinas Arpus Kab. Magetan ini. Dengan memberi ruang bagi tumbuh kembangnya seniman dan komunitas seni yang banyak tersebar, akan berdampak positif untuk menyuburkan ekosistem kesenian lokal di Kabupaten Magetan. Sinergi dan kolaborasi lintas Dinas perlu dibangun serta di tingkatkan demi tercapinya tujuan besar tersebut. Lebih menggembirakan lagi, pementasan Wayang yang dimainkan oleh para Dalang Cilik adalah langkah nyata bagaimana pelestarian kesenian tradisional warisan leluhur masih cukup terawat di Magetan. Dan tentunya usaha – usaha dari masyarakat ini perlu mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah. Dengan selesainya pagelaran wayang kulit di waktu menjelang pergantian hari, berakhir pula Festival Literasi 2025. Terima kasih untuk kerjasama dan dukungan seluruh pihak yang terkait. Sampai jumpa kembali di Tahun depan. Salam Literasi! (nas)

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here