Tuesday, June 9, 2026
Home Sosial Media Update Pemantauan Ketersediaan Komoditas tangkal Terjadinya Inflasi yang Semakin jelek S…

Pemantauan Ketersediaan Komoditas tangkal Terjadinya Inflasi yang Semakin jelek S…

0
20

Pemantauan Ketersediaan Komoditas tangkal Terjadinya Inflasi yang Semakin jelek

Sahabat Prokopim,
Untuk memantau kondisi inflasi dari berbagai daerah di Indonesia, Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, Senin (6/3/2023). Bupati Magetan berbarengan Forkopimda dan pimpinan OPD terkait mengikuti secara virtual dari ruang jamuan Pendapa Surya Graha.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan, bulan Januari tingkat kenaikan inflasi 5,28 naik 5,47 persen, sehingga Tito meminta menjadi perhatian spesifik Pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar dapat menekannya.

Menteri Dalam Negeri meminta, agar kondisi ini diawasi lanjut menerus tiap hari tiap minggu kalau hal itu tidak dilakukan maka akan bablas ke nomor 7 – 8 persen dan itu dampaknya luar normal, seperti di luar negeri inflasi yang tinggi telah menimbulkan dampak domino di segala bidang yang memicu demonstrasi.

Di sisi lain, Tito Karnavian menjelaskan, Indonesia nomor pertumbuhan ekonomi cukup bagus yakni 5,3 persen dan itu hasil kerjasama pemerintah pusat dan daerah yang luar normal sehingga mendapatkan apresiasi dari dubes Jerman di mana negaranya hanya bisa meningkatkan pertumbuhannya ekonomi 0,1 dan ketika ini pertumbuhan ekonomi Indonesia terbaik di Asia tenggara.

Direktur Diseminasi Statistik BPS, Pudji Ismartini menyampaikan bahwa inflasi disumbang oleh komoditas beras, bawang merah, cabai merah dan rokok. Inflasi tertinggi kota Ternate (1,85 %) sedangkan deflasi terdalam kota Gunungsitoli (-0,98 %).

Deputi Bidang Bidang Penganekaragaman dan Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (BAPANAS), Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P. menguraikan kenaikan pangan jelang Hari Raya Idul Fitri harus diantisipasi dengan langkah melakukan operasi pasar. Pemerintah harus siap dalam menyiapkan segala kebutuhan komoditas yang dibutuhkan oleh masyarakat.

(Lanjut ke kolom komentar)

Sumber berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here