Magetan, SELASA (28/10) – Bayangkan: Alun-Alun Kabupaten Magetan yang biasanya tenang, Selasa malam (28/10) mendadak berubah menjadi lautan cahaya dan doa! Ribuan mata dari berbagai penjuru daerah tumpah ruah, memenuhi setiap jengkal ruang, tak sabar menyambut sosok yang mereka nanti. Gus Iqdam, mubaligh muda kondang, hadir menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-351 dengan pengajian akbar dan sholawat yang menggetarkan hati!
Diiringi alunan hadroh Sabilu Taubah yang merdu dan syahdu, malam itu bukan sekadar perayaan. Ini adalah puncak penantian, momen sakral bagi warga Magetan untuk bersatu, bermunajat, dan melangitkan doa terbaik bagi tanah kelahiran tercinta.
Pesan Harapan dari Bunda Bupati
Di tengah lautan jamaah yang memadati, Bupati Magetan, Ibu Nanik Endang Rusminiarti, dengan wajah penuh syukur, menyampaikan sambutannya. Beliau mengajak kita semua untuk menjadikan momen sakral ini sebagai penyemangat bersama.
“Di usia Kabupaten Magetan yang ke-351, daerah kita telah melalui perjalanan panjang yang patut disyukuri. Momentum ini hendaknya menjadi penyemangat untuk terus menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama mewujudkan Magetan yang semakin maju, sejahtera, dan harmonis,” ujar Bupati penuh antusias, sebuah pesan yang menggema, menyentuh relung hati setiap warga yang hadir.
Tak berhenti di situ, Ibu Bupati juga mengingatkan kita akan kemuliaan majelis ini, mengajak seluruh jamaah untuk memohon keberkahan ilahi.
“Marilah kita manfaatkan majelis yang mulia ini untuk bersama-sama berdoa, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan kepada Kabupaten Magetan, memberikan kesehatan dan kesejahteraan bagi masyarakatnya, menjaga daerah kita tetap aman dan damai, serta memudahkan setiap ikhtiar kita dalam mewujudkan Magetan yang lebih baik,” imbuhnya, doa tulus yang diamini ribuan hati, semoga terkabul.
Berkah Ganda: Spiritual dan Ekonomi Lokal Menggeliat!
Namun, malam itu bukan hanya soal spiritual. Ada angin segar lain yang berhembus, langsung terasa dampaknya bagi kita semua, terutama para pelaku ekonomi lokal! Lautan jamaah dari berbagai daerah ini secara otomatis membuka ‘pintu rezeki’ bagi pedagang kecil dan UMKM Magetan.
Bayangkan saja, stand-stand kuliner dan merchandise ramai diserbu, omzet melambung, roda ekonomi lokal berputar lebih kencang sepanjang acara. Sebuah berkah ganda, spiritual dan material, yang patut kita syukuri bersama!
Kesuksesan acara ini tentu tak lepas dari kehadiran dan dukungan penuh Jajaran Forkopimda Magetan, Kepala OPD, serta para tokoh agama dan masyarakat. Tentu saja, puncaknya adalah kehadiran Gus Iqdam beserta rombongan Sabilu Taubah yang menjadi magnet utama.
Hingga larut malam, Alun-Alun Magetan tetap dipenuhi antusiasme, menjadi saksi bisu kebersamaan dan harapan. Magetan, jayalah selalu!



