Sebuah langkah membanggakan kembali ditorehkan Keripik Tempe H&G, produk unggulan dari PT Kritebar Hage Makmur Indonesia, yang hari ini resmi menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan buyer asal Hong Kong dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Tangerang.
Momen ini bukan sekadar penandatanganan kesepakatan bisnis. Bagi H&G, langkah tersebut menjadi simbol perjuangan panjang sebuah usaha kecil yang berani bermimpi besar, bertahan dalam keterbatasan, dan terus melangkah untuk membawa cita rasa lokal Indonesia menuju pasar internasional.
Berawal dari keterbatasan, kini mengetuk pintu dunia
Perjalanan H&G dimulai pada 23 September 2002. Di tengah keterbatasan ekonomi dan berbagai tantangan kehidupan, usaha keripik tempe ini dibangun dengan keyakinan bahwa kerja keras, ketekunan, dan doa dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Perjalanan tersebut tentu tidak selalu mudah. Ada masa ketika langkah terasa berat, harapan harus diperjuangkan, dan keberhasilan tampak begitu jauh. Namun, keterbatasan tidak menjadi alasan untuk berhenti berkarya.
Dengan semangat pantang menyerah, H&G terus mengembangkan produknya, memperbaiki kualitas, memperkuat kemasan, serta membangun kesiapan untuk bersaing di pasar yang lebih luas.
Kini, 24 tahun perjalanan itu mengantarkan H&G pada sebuah momen berharga: menjalin kesepahaman bisnis dengan buyer dari Hong Kong di salah satu ajang perdagangan terbesar Indonesia.
Bukan hanya keripik tempe, tetapi juga cerita tentang harapan
Di balik renyahnya Keripik Tempe H&G, tersimpan cerita tentang keberanian untuk bangkit dan membuktikan bahwa usaha yang lahir dari keterbatasan tetap memiliki kesempatan untuk berkembang.
Sebagai produk yang membawa identitas kuliner Indonesia, H&G terus mengangkat kualitas dan karakter produknya sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi UMKM Indonesia kepada dunia.
Bagi H&G, pencapaian ini bukan hanya tentang memperluas pasar atau meningkatkan penjualan. Lebih dari itu, ada harapan agar usaha yang tumbuh dari perjuangan sederhana dapat membuka peluang ekonomi, menggerakkan pemberdayaan masyarakat, dan menginspirasi pelaku UMKM lainnya.
Perjalanan ini juga membawa pesan penting bahwa keterbatasan fisik maupun ekonomi bukanlah akhir dari sebuah cita-cita. Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk berkarya, membangun usaha, dan memberikan manfaat bagi sesama.
TEI 2026 menjadi panggung pembuktian UMKM lokal
Keikutsertaan H&G sebagai exhibitor dalam TEI ke-41 menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan produk kepada calon mitra bisnis internasional, membangun jejaring, serta membuka peluang kerja sama lintas negara.
Penandatanganan MoU dengan buyer Hong Kong pada 15 Oktober 2026 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar ekspor.
Kesepahaman ini diharapkan menjadi awal dari hubungan bisnis yang berkelanjutan, saling menguntungkan, dan membuka kesempatan bagi produk lokal Indonesia untuk semakin dikenal di pasar global.
Bagi UMKM, kesempatan bertemu buyer internasional bukanlah sesuatu yang datang begitu saja. Di baliknya terdapat proses panjang, mulai dari pembenahan produk, kesiapan dokumen, peningkatan kualitas, hingga keberanian memperkenalkan hasil karya kepada dunia.
Dari lokal untuk mendunia
Pencapaian ini menjadi pengingat bahwa produk UMKM Indonesia memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh ketika didukung oleh kualitas, konsistensi, jejaring bisnis, dan kemauan untuk terus belajar.
H&G berharap langkahnya dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha kecil, termasuk para penyandang disabilitas dan masyarakat yang sedang berjuang membangun kehidupan yang lebih baik.
Sebab, kesuksesan bukan semata-mata tentang seberapa besar usaha dimulai, melainkan tentang seberapa kuat seseorang bertahan, belajar, dan terus melangkah meski menghadapi berbagai keterbatasan.
Hari ini, di panggung TEI 2026, sebuah MoU dengan buyer Hong Kong menjadi saksi bahwa mimpi yang dirawat selama bertahun-tahun dapat menemukan jalannya.
Keripik Tempe H&G — Legend Sejak 2002. Dari perjuangan lokal, menuju peluang global.
Sebuah langkah kecil bagi perjalanan ekspor, tetapi sebuah kebanggaan besar bagi perjuangan UMKM Indonesia.



