Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Magetan lagi gencar nih bantu sosialisasi soal aturan baru. Mereka ngasih tahu ke SMK Negeri 1 Magetan pada Rabu (13/5) kemarin tentang Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Nomor 400.3.1/1700/101.1/2026. Intinya sih soal Pengendalian Penggunaan Perangkat Digital (Gadget) di Lingkungan Satuan Pendidikan alias pembatasan pakai gadget di sekolah.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Magetan, Bayu Prasetyo, bilang kalau sekolah-sekolah di Jawa Timur dan Magetan tuh udah pada sadar kok sama risiko salah pakai gadget di lingkungan sekolah. Kata dia,
“Maret 2026, baik tingkat PAUD sampai dengan SMA/SMK/sederajat sudah dikeluarkan SE oleh Dinas Pendidikan Provinsi maupun Bupati Magetan tentang penggunaan gadget.”
Bayu nambahin, adanya dua SE ini jadi bukti kalau Pemerintah Pusat serius nih pengen bikin proses belajar jadi aman, sehat, dan biar karakter siswa makin kuat.
Selain jelasin SE pembatasan gadget, sosialisasi ini juga ngasih tahu gimana sih strategi pakai gadget biar sehat. Bayu nutup obrolan dengan bilang,
“Walau dari pihak sekolah sudah ada pembatasan, dapat juga memenfaatkan fitur screentime untuk membatasi penggunaan gadget.”
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Magetan, Nurickwan, S.Pd., M.Pd., ngejelasin kalau sosialisasi ini diadain sesuai arahan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kata Pak Nurickwan,
“Mengingat penggunaan gadget harus dibatasi. Jangan sampai pada saat jam belajar mengajar, anak-anak malah asik main gim, nonton youtube, live tik-tok sehingga tidak kosentrasi menimba ilmu.”
Pak Nurickwan juga infoin, penerapan SE soal pembatasan gadget di SMK Negeri 1 Magetan ini masih dalam proses penyesuaian tata tertib sekolah. Tapi jangan khawatir, katanya sih bakal segera diterapkan.
(Diskominfo:fik / fa2 /)



