Gelar Giat Trengginas Beraksi, Dinas Sosial Magetan Temukan ODGJ Tanpa Identitas di Panekan.
Dinas Sosial Kabupaten Magetan gelar kegiatan Trengginas beraksi di Kelurahan Panekan untuk memastikan penduduk miskin dan orang dengan gangguan kejiwaan mendapatkan pelayanan dari pemerintah. Kepala Dinas Sosial kabupaten Magetan Parminto Budiutomo mengatakan, dalam kegiatan Trengginas beraksi juga melibatkan Dinas Kependudukan, Dinas Kesehatan dan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Magetan. “ Kita mau melakuakn pelayanan di urusan sosial untuk penduduk yang perlu penanganan kesejahteraan sosial yang dulu PMKS itu, kita langsung paham di lapangan,” ujarnya
Dalam kegiatan Trengginas beraksi dilakukan kegiatan home care dimana para petugas akan melakukan perawatan terhadap orang uzur lanjut usia yang domprok atau tidak dapat berbuat apa apa dengan membersihkan rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka dan memberikan layanan kebersihan badan dan lainnya. Misalkan ada ODGJ tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar kita beri donasi sembako, atau orang uzur yang ndoprok kita mandikan, kita besihkan rumahnya,” imbuhnya.
Giat Trengginas beraksi juga menyasar kepada penduduk yang belum mempunyai data kependudukan dimana staff Dinas Kependudukan Kabupaten Magetan akan mendata langsung penduduk yang belum mempunyai KTP. Dalam kegiatan Trengginas beraksi juga akan menyasar kepada pelayanan BPJS yang mengalami masalah. “ BPJS yang tidak aktif datanya akan kita koordinasikan dengan BPJS, kita serahkan kepada pak lurah yang akan menyampaikan kepada warganya dan akan dilayani di kelurahan,” katanya.
Dalam kegiatan Trengginas beraksi Dinas Sosial menemukan adanya ODGJ yang tidak mempunyai kartu tanda penduduk dan menemukan adanya penduduk lansia yang mengalami permasalahan donasi PKH yang tidak likuid karena terkendala adanya pembaharuan data kependudukan. “ Ibu Sarmi ini memang tidak mempunyai data kependudukan makanya kita berbarengan Dinas Kependudukan akan melakukan pendataan mungkin 3 atau 4 hari akan dilakukan perekaman data kependudukan. Dari Dinas Kesehatan nanti juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaanya,” ujarnya.(Diskominfo / kontrib.skc / fa2 / IKP1)








