Gelar Pasukan, Polres Magetan Siap Melaksanakan Operasi Keselamatan Semeru 2022 Selama 14 Hari
Magetan. – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur hari ini Selasa (1/3/22) serentak menggelar Pasukan dimulainya operasi Kepolisian dengan Sandi “Keselamatan Semeru 2022”.
Kegiatan apel gelar pasukan juga dilaksanakan Polres Magetan dipimpin langsung Kapolres Magetan yang diikuti oleh personel gabungan dari Polres Magetan, Kodim 0804, Pom TNI AU/AD, Dishub, Sat Pol PP, Dinkes dan Satgas Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Magetan di halaman Mapolres Magetan.
Dalam sambutannya Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha SIK MSi membacakan amanat Kapolda Jatim menyampaikan bahwa Perkembangan kehidupan masyarakat yang sangat cepat menjadikan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan makin kompleks dan dinamis, khususnya dalam bidang keselamatan berlalu lintas. Untuk itu, menjawab tantangan tugas tersebut maka polantas harus mampu dengan melakukan upaya peningkatan modernisasi sistem teknologi informasi secara berkelanjutan dan terus mendorong inovasi – inovasi pelayanan publik yang berbasis IT seperti yang telah dilaksanakan saat ini yaitu program Etle, Incar, E-Turjawali dan sebagainya.
Berdasarkan hasil anev pelaksanaan Ops Keselamatan tahun 2020 dan 2021, baik pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan, dimana untuk laka lantas mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebanyak 73% sedangkan untuk pelanggaran naik hampir 100%. Hal ini dikarenakan rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Selama masa pandemi masyarakat menganggap adanya toleransi dari aparat penegak hukum dalam melakukan upaya represif (penindakan) di masa covid-19, sehingga masyarakat lebih fokus kepada protokol kesehatan dibandingkan aturan lalu lintas dijalan raya,” Jelasnya.
Kapolres Magetan juga mengungkapkan jika Pelaksanaan operasi keselamatan tahun 2022 ini dilaksanakan masih dalam situasi Pandemi, bahkan saat ini Indonesia mengalami gelombang 3 penyebaran covid 19 dengan angka penambahan kasus aktif di Jawa Timur 5.000 sampai 6.000 per hari dan recovery rate sekitar 88,39 persen. (Lanjut pada kolom komentar)











