Tekan Angka Kematian Covid-19, Galakkan Vaksinasi dan Pemanfaatan Isoter . Sah…

0
32

Tekan Angka Kematian Covid-19, Galakkan Vaksinasi dan Pemanfaatan Isoter
.
Sahabat Humas,
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2-4 di Jawa-Bali mulai 7-13 September 2021.
Pemerintah pun akan melakukan penyesuaian aktivitas masyarakat seiring semakin membaiknya kondisi Covid-19.
.
Untuk itu Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan pimpin rapat koordinasi Evaluasi PPKM Jawa – Bali, dengan agenda Evaluasi situasi Covid-19 di Jawa – Bali, uji coba tempat wisata pada kota level 3, dan kepatuhan sektor retail dan restoran.
.
Pemerintah akan lakukan uji coba pembukaan tempat wisata di wilayah dengan PPKM level 3, serta uji coba pemakaian aplikasi Peduli Lindungi,
Rapat digelar melalui video conference, dengan paparan materi oleh Mendagri, Menteri Perdagangan, Menteri Parekraf, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Kesehatan, serta Gubernur dan Bupati/Walikota Jawa-Bali.
.
Sementara di Kabupaten Magetan yang masih berada di level 4, ada kecenderungan penurunan, namun harus ada yang ditekan yaitu angka kematian yang tinggi dan positif rate. ” Tingginya angka yang meninggal ini untuk di Magetan yakni penduduk diatas 50 tahun, oleh karenanya vaksinasi akan diutamakan penduduk beresiko tinggi. Angka kematian diatas 50 thn 80% lebih, ini yang menjadikan angka kematian cukup tinggi 9,2%” terang Bupati Suprawoto. Untuk itu dilakukan upaya peningkatan fasilitas kesehatan, antisipasi kedepan akan di bangun RS darurat, disediakan juga isoter untuk PMI.
.
Sesuai arahan Menko Marives, pasien isolasi mandiri wajib untuk dibawa ke isoter, agar lebih terkontrol. Dengan pertimbangan di isoter ada dokter, obat-obatan, perawat yang bisa mengontrol pasien, sehingga tingkat kematian pada isoter bisa turun. Vaksinasi juga diutamakan untuk 50 tahun keatas.
.
Rakor diikuti oleh Bupati Magetan bersama Forkopimda, dan Kepala OPD terkait bertempat di Ruang jamuan Pendapa Surya Graha, Selasa (07/09).
(Prokopim/edh/be/KD1).

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here