Tak Ada Larangan Mudik, Okupansi Hotel di Magetan Capai 75 Persen di Libur Lebaran

0
15

Magetan (beritajatim.com) – Tiadanya larangan mudik dan penyekatan mulai dirasakan maanfaatnya bagi pengusaha penginapan dan hotel di wilayah Magetan. Terhitung okupansi mencapai 75 persen dari tahun lalu yang hanya 5 persen hingga 10 persen pada libur lebaran.

Meski sudah meningkat, memang tak semua hotel memiliki okupansi tinggi. Sebagian pengusaha hotel Sarangan tak bisa memaksimalkan pendapatan di libur lebaran tahun ini.

‘’Kali ini sudah ada peningkatan hingga 75 persen. Masih cukup banyak ruang untuk para pelancong,’’ ungkap Irvan Dwi Chandra, pemilik hotel dan restoran di kawasan Sarangan pada beritajatim.com, Minggu (8/5/2022)

Dia menyebut puncak okupansi hotel terjadi pada hari Rabu dan Kamis atau tanggal 4 dan 5 Mei 2022. Dua hari itu adalah hari pertengahan libur usai hari Raya yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2022. Menurutnya, di saat itulah para pelancong menghabiskan waktu di Magetan dengan menginap.

Kunjungan di Sarangan memang cukup tinggi tapi tak sebanyak di tahun 2019 saat belum ada pandemi. Hotel-hotel di Sarangan biasanya dipadati warga luar daerah yang hendak berlibur di Sarangan. Setidaknya mereka akan menghabiskan semalam di Magetan untuk berkunjung di Sarangan dan destinasi wisata yang lain.

‘’Kalau saat ini warga lokal juga banyak yang berkunjung ke Sarangan ini warga lokal saja. Sehingga, tidak sampai menginap,’’ ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan Joko Trihono mengungkapkan seiring jumlah pengunjung Sarangan yang mencapai belasan ribu tersebut membuat okupansi hotel terutama yang bekerjasama dengan online travel agent (OTA) jadi naik.

“Untuk hotel ada kenaikan, tetapi bagi hotel yang bekerjasama dengan online travel agent (OTA). Jadi untuk OTA ini cukup signifikan kenaikannya, hampir okupansi 100 persen. Sementara untuk hotel konvensional, juga mengalami kenaikan meskipun hanya 25 – 30 persen,” katanya. [fiq/but]



Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here