Rapat Paripurna, DPRD Magetan Fokuskan Pemulihan Ekonomi

0
55
Saat rapat paripurna sedang berlangsung

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar rapat paripurna dengan agenda tanggapan dan jawaban Bupati Magetan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas rancangan Perda tentang perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 dan rancangan Perda tentang Kabupaten layak anak serta penjelasan Bupati terhadap Raperda tentang pertangungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan tahun anggaran 2020. Rapat digelar digedung di DPRD Kabupaten Magetan, Jawa TImur, Rabu (19/05/2021).

“Hari ini Kabupaten Magetan menggelar paripurna membahas
tiga agenda yaitu, jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap
kabupaten layak anak lalu perubahan RPJMD 2018-2023,” ujar Sujatno Ketua DPRD kabupaten
Magetan.

Lanjutnya, Sujatno juga mengatakan, selain tentang anggaran
Kabupaten Magetan juga harus memberikan rasa nyaman kepada anak-anak, sehingga
menjadi Kabupaten layak anak yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya dalam
perkembangan anak-anak di Kabupaten Magetan. “karena anak-anak merupakan
penerus bangsa,” paparnya.

Masih kata Sujatno, RPJMD Kabupaten Magetan tahun anggaran
2021 layak untuk dilakukan perubahan. Ditinjau dari situasi dan kondisi yang
ada, RPJMD Magetan perlu penyesuaian dengan RPJMD Nasional, dan RPJMD Provinsi.

 “ Hal ini yang memang
harus segera dilakukan untuk perubahan RPJMD agar selaras dengan provinsi dan
nasional.” tegasnya.

Dijelaskan pula, terkait penyampaian laporan
pertanggungjawaban terhadap pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 Kabupaten
Magetan.

“ Jadi tadi sudah dipaparkan semua ringkasan-ringkasannya,
yang menjadi fokus kami jumlahnya kurang lebih Rp 244 miliar, lalu belanja
modal 87 persen,” terangnya di tengah forum.

Dari hasil yang didapat, tentu perekonomian harus didorong
sehingga tahun depan akan lebih baik. Semuanya untuk kesejahterahan masyarakat,
jadi fungsi kami mendorong bagaimana silpa menurun lalu menyerap anggaran
belanja modal bisa maksimal. “ Ya syukur-syukur bisa 100 persen maksimalkan,”
pungkasnya.

Dimasa pandemi COVID-19 ini yang diutamakan adalah masalah
kesehatan, pemulihan ekonomi sehingga dapat 
membantu kepada masyarakat yang terdampak.

Sementara itu, rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan dihadiri
28 anggota dewan hadir langsung, dan 17 anggota secara virtual.

Jurnalis: TT.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here