Rakor Evaluasi PPKM Mikro se-Jawa Timur ⁣ . ⁣ Sahabat Humas,⁣ Gubernur Jawa Timu…

0
25

Rakor Evaluasi PPKM Mikro se-Jawa Timur ⁣
. ⁣
Sahabat Humas,⁣
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bersama Bupati dan Walikota serta Forkopimda ( Dandim dan Kapolres) se- Jawa Timur secara virtual, Selasa (15/06/2021).⁣
. ⁣
Rakor juga diikuti secara virtual oleh Bupati Magetan yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Magetan, Forkopimda (Dandim 0804, Kapolres) Magetan, serta Kepala OPD Terkait bertempat di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha. ⁣
. ⁣
Melalui rakor ini, dievaluasi masing-masing Bupati/Walikota dalam menerapkan PPKM, dan dicari solusi yang efektif dari adanya angka kematian di Jawa Timur yang masih tinggi.⁣
. ⁣
Kapolda Jatim dalam arahannya menyampaikan bahwa penanganan covid19 dengan konsep 3T, 5M, vaksinasi, PPKM mikro, dan operasi yustisi. Daerah yang menjadi atensi di Jawa Timur kali ini adalah Kabupaten Bangkalan. Himbauan tetap dilaksanakan, melalui videotron, rekaman radio dan media sosial. Vaksinasi juga terus dilaksanakan. Kapolres, Dandim dan Kepala Daerah harus benar-benar mengidentifikasi data vaksinasi. Khusus di Bangkalan ada 3 titik penyekatan dan titik patroli tingkat kecamatan tujuannya mengurangi mobilitas. ⁣
. ⁣
Sementara disampaikan oleh Pangdam V/ Brawijaya, akibat kelengahan hari ini didapati 499 kasus baru. Menurutnya, sudah ada daerah yang merah kembali, mohon segera laksanakan rapat koordinasi untuk memperpanjang PPKM Mikro di wilayah masing-masing. Cek BOR di Rumah Sakit Rujukan, menyarankan atau meminta penambahan relawan kesehatan, melaksanakan penyekatan dan pemeriksaan terhadap orang yang keluar masuk wilayah. Melibatkan media untuk ikut sosialisasi tentang protokol kesehatan. ⁣
. ⁣
Gubernur Khofifah dalam arahannya menyampaikan semester pertama pelaksanaan program di APBD 2021 telah dilalui. Pergerakan di berbagai daerah harus direm karena penambahan kasus dengan berbagai kategori. ⁣
” Lakukan identifikasi sedini mungkin pada Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan kasus aktif. Manajemen mengurangi kerumunan dengan 5M, dan diharapkan bisa melakukan berbagai pengetatan dibeberapa titik” terang Khofifah. ⁣
(Lanjut kolom komen)

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here