PPKM Tahapan 2, COVID-19 Di Magetan Sudah Masuk Klaster Keluarga

0
174
Bupati Magetan saat memberikan sambutan dalam acara video conference bersama Lurah/ Kepala Desa se-Kabupaten Magetan dalam acara pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19 di Ruang jamuan Pendopo Surya Graha, Selasa (02/02/2021).⁣

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Diadakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahapan 2 atau PPKM lanjutan agar lebih efektif dalam menekan jumlah pasein COVID-19 di daerahnya masing-masing demikian komentar Suprawoto Bupati Magetan usai mengikuti video conference bersama Lurah/ Kepala Desa se-Kabupaten Magetan dalam acara pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19 di Ruang jamuan Pendopo Surya Graha, Selasa (02/02/2021).⁣

 “Yang menjadi kendala
penanganan COVID-19 salah satunya itu masyarakat, tolong jangan membebankan
kepada pemerintah saja, akan tetapi masyarakat juga harus ikut memahami cara
bagimana untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 atau berkontribusi,”katanya.

Lebih lanjut, COVID-19 ini merupakan musuh bersama.”Jadi
kami harapkan mari bersama-sama masyarakat, pemerintah, TNI dan Polri dalam
memerangi COVID-19 supaya cepat selesai dan bisa hidup normal
kembali,”paparnya.

Menurutnya, yang paling membahayakan saat ini di Kabupaten Magetan adalah klaster COVID-19 sudah masuk klaster keluraga. ”Pada saat sebelum PPKM tahapan 2 ada, di dalam kehidupan keluarga tidak perlu memakai masker, namun saat ini meski satu keluarga sudah diharuskan memakai masker,” jelas Suprawoto lagi.

Sesuai data per (01/02/2021) kasus COVID-19 di kabupaten
Magetan terkonfirmasi sebanyak 1.881 orang, konfirmasi sembuh 1500 orang,
konfirmasi meninggal 131 orang, konfirmasi dalam pemantauan 250 orang, suspect
984 orang, dan suspect dalam pemantauan 78 orang.

Sementara itu, dalam acara video conference dihadiri oleh
Ketua DPRD Magetan, Forkopimda, Kepala Kemenag, Kepala BPN, Kepala OPD serta
diikuti Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Magetan.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here