PPKM Level 4 Kembali Diberlakukan. Pemerintah membuat kebijakan memperpanjang P…

0
37

PPKM Level 4 Kembali Diberlakukan.

Pemerintah membuat kebijakan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, dari tanggal 3 s.d 9 Agustus 2021 selama 7 hari. Dalam kofrensi pers secara virtual Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, wilayah yang menerapkan kebijakan tersebut, bukanlah yang mencatatkan angka kasus tinggi, melainkan jumlah kematian besar. “Terdapat beberapa kabupaten/kota yang harus kembali ke level 4. Bukan karena peningkatan kasus, tetapi lebih kepada peningkatan kasus kematian,” jelasnya. Senin (2/8/2021).

Dikutip dari kompas.com, Luhut menyampaikan ada beberapa daerah yang membutuhkan perhatian khusus seperti Bali, Malang Raya, DI Yogyakarta, dan Solo Raya karena masih tingginya angka kematian covid-19. Selain PPKM Level 4, nantinya ada 12 kabupaten/kota di Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 3. Sementara, 1 kabupaten masuk ke level 2. Menurut Luhut, rincian daerah tersebut akan dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang akan segera terbit.

PPKM Level 4 yang diterapkan di Jawa-Bali sejak awal Juli mulai menuai hasil terang Luhut. Kasus Covid-19 disebut sudah mengalami penurunan. “Kalau kita lihat bahwa puncaknya pada tanggal 15 Juli sampai hari kemarin, dan tadi saya kira penurunan kita melihat angka itu sudah 50 persen,”. Penurunan juga nampak dari tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan covid-19. Penurunan BOR terjadi di DKI Jakarta, Bandung, hingga beberapa tempat lainnya. Meski demikian, ia menyebut, indeks mobilitas mengalami sedikit kenaikan. Hal ini akibat dari pelonggaran yang dilakukan selama 26 Juli-2 Agustus 2021. Oleh karenanya, pemerintah akan melanjutkan PPKM Level 4 di sejumlah daerah, juga PPKM Level 3, 2, dan 1 di daerah lainnya sesuai dengan tingkat risiko Covid-19. “Saya kira ini memberikan harapan yang bagus, tapi kita tetap harus super hati-hati karena menghadapi virus varian baru tipe Delta ” pungkas Luhut.
(diskominfo/kemenkomarves/pb.wan/fa2)

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here