PPKM Darurat, Keluhkan Angsuran, Pemkab Bantu Sebatas Ini

0
30
Jito saat mengisi waktu dengan mancing di telaga Sarangan

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak dilakukan mulai  Senin, (03-20/07/2021) sangat  dirasakan sejumlah pelaku usaha di Wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Salah satunya Jito (49) warga Kelurahan Sarangan pelaku usaha penginapan mengaku sangat menderita karena tidak ada pemasukan sama sekali, apalagi dia mempunyai tanggungan bank yang harus dibayar tiap bulan.

“Kalau hanya untuk makan satu bulan kebdepan saya masih sanggup, akan tetapi yang menjadi beban saya adalah membayar angsuran yang harus dibayar tepat  waktu,” kata Jito. Jumat, (16/07/2021).

Lanjutnya, selama ditutup tempat wisata di Kabupaten Magetan Dia tidak mendapat pemasukan sama sekali. “Selama ini untuk mengisi kesibukan saya memancing dan hasilnya buat lauk,” jelasnya.

Ia berharap kepada pihak Bank untuk melonggarkan waktu pembayaran angsuran. “Ya Saya mohon diberi waktu untuk pembayaran angsuran karena kondisi saat ini sangat memprihatinkan,” curhatnya.

“Sedangkan untuk Pemerintah,  Kami berharap bisa membantu untuk mengkomunikasikan  terkait angsuran bank maupun koperasi yang saat ini terus melakukan penagihan,” harapnya.

Senada yang dikatakan Jito, sejumlah pelaku usaha di kawasan Wisata Telaga Sarangan mereka  juga merasakan hal yang sama.

“Ya untuk bulan depan saya tidak tahu harus bagaimana karena selama ini usaha saya tidak buka dan tidak dapat penghasilan,” jelas seorang ibu yang enggan disebut namanya.

Apalagi dengan diperpanjangnya PPKM Darurat hingga 6 minggu ke depan. Tak hanya pelaku usaha di Wisata Telaga Sarangan.  Dari sejumlah pelaku usaha seluruh karesidenan merasakan hal sama. Berharap kepada pihak bank, koperasi maupun Pemerintah untuk mencarikan solusi terkait angsuran yang mereka bayar tiap bulan.

Sementara itu, Hergunadi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengatakan terkait kesulitan masyarakat tentang angsuran bank maupun koperasi  karena terdampak PPKM Darurat COVID-19, pihaknya tidak bisa membantu karena regulasi peraturan bank dan koperasi dari pusat.

Namun Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan membantu bantuan sosial (bansos) berupa sembako. ”Bisanya kami dari pihak Pemerintah Daerah hanya membantu berupa makanan atau sembako, dan itu sudah kami lakukan untuk masyarakat yang terdampak COVID-19, ”jelas Hergunadi, Jumat, (16/07/2021).

“Sedangkan terkait bantuan berupa uang nanti kita usulkan ke DPRD, tapi  kalau APBD-nya memungkinkan, apalagi dana transfer ke daerah dipangkas dikurangi karena untuk penanganan COVID-19 yang setiap hari pasien COVID-19 di Indonesia semakin meningkat khususnya di Magetan,” paparnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here