Perlancar Pertumbuhan Ekonomi, 122,6 Km Jalan Di Magetan di Hotmic dan Beton

0
51
Sejumlah tenaga kerja sedang melakukan pengaspalan di jalan Lembeyan Parang. (foto dok)

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Untuk memberikan kelancaran masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari pemerintah Kabupaten Magetan terus melakukan pelayanan prima kepada masyarakat.  Pemerintah dalam waktu 2 tahun telah melakukan pengaspalan hotmic dan beton sepanjang 122,6 kilometer (Km). Dari total ruas jalan 630.025 Km.

Muchtar Wahid Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (DPUPR) Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengatakan pihaknya melakukan
pengaspalan dan beton merupakan program bupati untuk memberikan kenyamanan bagi
masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Sebab dalam hal ini jaringan infrastuktur jalan memiliki
peran penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan
ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai tentunya akan memperlancar
mobilitas masyarakat,” jelas Muchtar Wahid, Selasa, (19/01/2021).

Ia menjelaskan, tahun 2019 pihaknya sudah melakukan
perbaikan di sejumlah titik jalan Kabupaten, jalan yang diaspal hotmic
sepanjang 54,3 Km dengan menelan biaya Rp 43,4 miliar, sedangkan jalan yang
dibeton panjang 21,3 Km menelan biaya Rp 25,5 miliar.

Masih kata Muchtar, pada tahun 2020 lebih sedikit sebab
banyak anggaran digunakan untuk penanganan COVID-19. ”Tahun 2020 kami melakukan
perbaikan jalan yang di hotmic yaitu sepanjang 48 Km dengan menelan biaya Rp 30
miliar,”ungkapnya.

“Ada dua jenis jalan Kabupaten yang diperbaiki, yakni jalan
yang lapis penetrasi atau aspal godog dan kedua jalan aspal hotmic yang sudah
rusak,” paparnya.

Lanjutnya, jalan yang diperbaiki merupakan jalan Kabupaten
yang sudah di SK-kan Bupati menjadi jalan Kabupaten atau PU.

Dari keseluruhan jalan 630.025 Km sisanya jika ada kerusakan
akan dilakukan pemeliharaan seperti tambal sulap melalui  program dibina marga dan kedua melalui  pemeliharan di Unit Pelaksana Teknis Daerah
(UPTD) di Kabupaten Magetan.

“Pemeliharaan dari sisa jumlah jalan sepanjang 630.025 Km
hanya dilakukan pemeliharaan tambal sulap aspal yang rusak seperti yang
berlubang,”terangnya.

Lebih lanjut, perbaikan jalan kabupaten tersebut dilakukan
secara betahap karena mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah
Kabupaten Magetan.

Menurut Muchtar, jika jalan dengan kondisi baik akan
meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. “Kami harapkan kepada
masyarakat Magetan untuk ikut selalu menjaga jalan yang sudah diperbaiki, jika
ada jalan yang rusak untuk segera melapor segera,” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here