Penerimaan Kunjungan Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD …

0
17

Penerimaan Kunjungan Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Timur.

Dalam Kunker tersebut diikuti Bupati Magetan, Sekretaris Daerah, Perwakilan dari Forkopimda dan Kepala OPD terkait menerima kunjungan kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Timur. Acara diselenggarakan di ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Selasa (15/12/2020).

Bupati Magetan Suprawoto menyampaikan, Kabupaten Magetan menjadi kabupaten pertama yang terkena covid-19 di Jawa Timur bersamaan dengan Surabaya dan Malang. Ia juga mengatakan saya tidak pernah punya pikiran untuk PSBB, saya instruksikan untuk isolasi terbatas saja. Pemerintah dan semua elemen harus kerja sama, Covid-19 tidak bisa kita tanggulangi sendiri kita butuh kerja sama. Magetan ini banyak masalah jadi saya (Suprawoto) meminta untuk ikut memecahkan masalah bersama.

Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Sabron Jamil Pasaribu, SH, MM menjelaskan kami ke Magatan dalam rangka untuk pembuatan peraturan daerah terkait penanganan COVID-19. Karena Kabupaten Magetan berhasil melakukan program penanganan COVID-19 dengan segala peraturan dan hukumnya. Kami mengambil inisiatif melakukan perubahan Perda 2019 kami rubah menjadi Perda nomor 2 tahun 2020 dan Perda inilah yang sekarang digunakan oleh Jawa Timur dan bahkan oleh provinsi lain. Perda tersebut membahas tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat yang utama adalah penegakan protokol kesehatan yang juga disertakan dengan sanksi hukumnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sahat Tua P. Simanjuntak, SH juga menginginkan pertemuan ini dapat menjalin sinkronisasi peraturan di tingkat Provinsi dengan Kabupaten, jadi pengambilan kebijakan atau keputusan dapat lebih optimal. Ternyata kegagahan kita ini semua tidak ada artinya kalau sudah datang musibah alam yang seperti ini dan sampai saat ini belum ada obatnya. “Paling aneh tuh ada penyakit tapi gak ada obatnya”, tambahnya. Mari kita dengan sukarela untuk PCR Swab secara kesukarelaan jangan karena didorong oleh yang lain (pemerintah) kita selalu dorong diri sendiri agar sadar dengan bahayanya covid-19 di sekitar kita.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here