Pemaran Tosan Aji Ada Keris Seharga Mobil Pajero

0
17
Aris Gondrong saat memegang pusaka Jalak Tilam Sari

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Ada Keris yang menjadi perhatian pengunjung di acara Pemeran Tosan Aji dengan tema Budaya di Era Globalisasi. Acara yang digelar di Gedung Tripandita Magetan berlangsung selama 3 hari hingga Sabtu, (27/11/2021). Pameran dalam rangka pengukuhan Hari Keris Dunia yang jatuh pada tanggal 25 November.

Aris Gondrong praktisi Tosan asal Madiun menjelaskan bahwa nama keris adalah Jalak Tilam Sari pernah ditawar oleh salah satu pengusaha asal Madiun barter dengan Mobil Pajero tahun 2017.

“Harga Pajero sekitar Rp 400 jutaan, tapi sama kolektornya tidak mau sebab kerisnya tidak dijual,” jelas Aris Gondrong, Kamis, (25/11/2021).

Disebutkan kalau soal harga pusaka itu tidak ada patokan, karena masing-masing pusaka mempunyai nilai sejarah tersendiri. ”Semua itu tergantung ikhlas tidaknya bagi penjual keris, karena selain barangnya antik juga dicari sangat sulit sekali,” paparnya.

Dijelaskan pula, bahwa keris Jalak Tilam Sari dibuat sekitar tahun 1850-an karya Mbah Guno Sasmito asli pusaka tokoh daerah dari Kabupaten Magetan.

“Keris yang mahal rata-rata namanya Mbah Guno Sasmito Ki Mageti pertama dan itu wajar. Dan Mbah Guno Sasmito tergolong tertinggi dari Ki Mageti lainnya,” ucapnya.

Dijelaskan bahwa nama Mbah Guno Sasmito adalah  pemberian gelar oleh Empu Ki Mageti yang pertama.

Alasan kolektor atau pemilik pusaka Jalak Tilam Sari tidak mau menjual karena ingin menyelamatkan warisan budaya leluhur.

Menurut cerita dulu Mbah Guno Sasmito berasal dari daerah Yogyakarta dan merantau ke daerah lain, sebab ingin fokus dalam pembuatan pusaka.  

Setelah berjalan ke timur akhirnya dia menemukan tepat yang cocok yakni wilayah Lembeyan Magetan. Dari situlah Mbah Guno Sasmito mulai berkarya membuat pusaka.

Namun dalam pembuatan pusaka keris tersebut tidak meninggalkan ciri khas dari  Hamengkubuwana ke-5. ”Jadi tanda-tanda pembuatan keris masih menunjukan empu dari Hamengkubuwana ke-5 di era Diponegoro,” terangnya

Sementara itu, Pameran Tosan Aji dengan tema Budaya di Era Globalisasi dibuka langsung oleh Suprawoto Bupati Magetan.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here