Magetan: 10 Desa Terkena Banjir, 3 Desa Terkena Tanah Longsor

0
75
Salah satu rumah milik warga desa Randu gede jembol karena terkena tanah longsor .

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Akibat hujan deras selama tiga jam sejak pukul 17.00 WIB – 20.00 WIB di Magetan, Jawa Timur Selasa, (16/03/2021) lalu mengakibatkan sejumlah desa terkena bencana tanah langsor dan luapan banjir. Tak hanya itu, dua jembatan juga mengalami kerusakan cukup parah.

Ari Budi Santoso Kepala Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengatakan hingga
Selasa, (16/03/2021) data yang dikumpulkan yang terkena bencana banjir luapan
sebanyak 10 desa dan 3 desa terkena tanah longsor.

“Kemungkinan jumlah data yang terkena
bencana alam masih bertambah, karena hingga sampai saat ini curah hujan di
wilayah Kabupaten Magetan masih tinggi,” ujar Ari, Rabu, (17/03/2021).

10 desa yang terkena luapan banjir antara
lain

1.            Desa
Banjarpanjang, Desa Banyudono dan Desa Ngariboyo Kecamatan Ngariboyo.

2.            Desa
Mangunrejo, Desa Tladan, Desa Balerejo, Desa Sukorejo, Desa Pojok dan Desa
Ngunut Kecamatan Kawedanan

3.            Desa
Sundul di Kecamatan Parang.

Sedangkan desa yang terkena tanah longsor
adalah Desa Cileng, Desa Baleasri dan Desa Randugede. ”Yang paling parah
terkena tanah longsor adalah di Desa Randugede, Kecamatan Plaosan. Di situ ada
5 titik yang terkena bencana tanah longsor, diantaranya RT 6 RW 2, RT 7 RW 2,
RT 8 RW 2, dan RT 3 RW 1,” jelas Ari.

“Alasan kenapa desa banyak terjadi
longsor karena kawasan Desa Randugede Kecamatan Plaosan berada di pegunungan
dan banyak terdapat tebing , sehingga pada waktu curah hujan yang sangat tinggi
banyak terjadi tanah longsor,” kata Ari.

Sedangkan untuk desa yang tergenang
luapan banjir yang terparah adalah Desa Ngunut dan Desa Banyudono.

Desa Ngunut yang berbatasan dengan Desa
Tladan terdapat jembatan yang rusak akibat banjir dan sementara ditutup.

Selain itu, 9 rumah milik warga yang
tinggal di pinggir sungai Ngunut juga mengalami kerusakan parah diantaranya
tembok rumah retak dan tanahnya terkikis banjir.

“Sedangkan di Desa Banyudono sesuai data
sementara dari anggota yang  baru kami
terima ada 7 rumah semalam terendam air banjir karena terdampak luapan air
Sungai Ngrini,” terangnya.

Disebutkan bahwa bencana alam tanah
longsor dan luapan banjir terjadi di wilayah Kabupaten Magetan bagian selatan.

Sementara itu, sejak pagi tadi seluruh
potensi relawan Kabupaten Magetan, TNI, Polri serta dinas terkait dan warga
setempat dibantu agen bencana BPBD provinsi melakukan kerja bakti membersihkan
material di sejumlah desa yang terkena bencana.

“Kami tadi bersama juga memberikan
bantuan berupa kebutuhan rumah tangga kepada sejumlah korban bencana alam yang
terdampak langsung .Dalam bencana alam ini tidak ada korban jiwa sedangkan
kerugian material belum bisa diketahui secara pasti, ” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here