LAUNCHING BATIK KEPO DAN FASHION SHOW . Sahabat Humas, Batik merupakan warisan …

0
24

LAUNCHING BATIK KEPO DAN FASHION SHOW
.
Sahabat Humas,
Batik merupakan warisan budaya Indonesia dan telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan nonbendawi sejak 2 oktober 2009.
.
Salah satu batik khas magetan adalah batik kepo. Nama batik kepo merupakan kepanjangan dari kreasi pondok. Bertempat di pondok Subulus Syafi’in, desa Pojok, Kawedanan Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto, SH, M.Si melaunching batik kepo. (Sabtu, 26/12/2020).
.
Dalam sambutanya Kang Woto menyampaikan. Batik sudah ada sejak zaman portugis ke Indonesia sekitar tahun 1600 an. Saat itu sudah dikenal bahwa orang Indonesia memakai kain batik. Untuk itu tidak salah jika UNESCO menetapkan batik adalah warisan dunia dari Indonesia. Aneh rasanya jika kita tidak mencintai batik. Dulu di Magetan ada 7 pengrajin batik dan sekarang ini sudah ada 32 pengrajin batik. Bupati juga berterima kasih atas dedikasi dan kreasi anak anak di pondok yang telah mencetuskan batik kepo ini. Pandemi ini menuntut kita berpikir out of the box. Batik kepo kreasi produk santri ini nilainya sungguh luar biasa.
.
Pengasuh pondok Subulus Syafi’in, Gus Pri menyampaikan batik kepo merupakan kreasi para santri pondok Subulus Syafi’in yang lahir di tengah pandemi covid. Kami mengambil batik sebagai sarana inovasi di pondok ini dalam rangka menanamkan rasa patriotisme  dan cinta pada budaya bangsa kepada para santri. Dengan melestarikan batik kami mengingatkan kepada santri santri kita betapa pentingnya mencintai negeri ini. Kami berharap sedikit yang kami perbuat ini bisa bermanfaat bagi nusa dan bangsa.
.
Acara launching ditandai dengan penandatangan perijinan produkasi. Dalam acara ini juga ditampilkan karya karya batik kepo dengan fashion show para santri. Tak lupa Bupati beserta Ibu Titik Suprawoto mencoba mencanting dan mewarnai kain Batik Kepo.
(humasprotokol/arf/pb1)

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here