Ketua DPRD: Semakin Tak Terkendali, Petugas COVID-19 Harus Bertindak Tegas

0
91
Sujatno Ketua DPRD Kabupaten Magetan (kemeja batik merah) bersama Bupati dan Kapolres Magetan saat menghadiri acara vidcon bersama Lurah/Kepala Desa se-Kabupaten Magetan terkait pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19  yang digelar ruang jamuan pendopo Surya Graha, Selasa, (02/02/2021).

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Sujatno Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyatakan bahwa kasus COVID-19 di Kabupaten Magetan semakin meningkat, bisa dikatakan semakin tidak  terkendali. Demikian komentarnya usai mengikuti vidcon bersama Lurah/Kepala Desa se-Kabupaten Magetan terkait pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19  yang digelar ruang jamuan pendopo Surya Graha, Selasa, (02/02/2021).

“Setelah dievaluasi dari acara tadi yang harus kami lakukan adalah meningkatkan kedisplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yang selama ini sudah dianjuran oleh pemerintah,” jelas Sujanto.

Menurutnya, dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 di
Kabupaten Magetan yang semakin meningkat, petugas  pencegahan dan penanggulangan penyebaran
COVID-19 harus semakin ditingkatkan juga dalam melakukan operasi Yustisi atau
operasi yang diselenggarakan untuk menekan penyebaran COVID-19.

“Seperti operasi Yustisi kedepan untuk lebih ditegaskan,
pada awalnya kami beri himbuan atau teguran secara harmonis. Namun jika petugas
sudah memberikan sosialisasi terkait protokol kesehatan dan tidak ada perubahan
maka petugas perlu ambil tindakan yang tegas,”terangnya.

Lanjut Sujatno, untuk memutus  peneyabran COVID-19 di kabupaten Magetan
dipantau bersama-sama. ”Bersinergi antara gugus tugas COVID-19 Kabupaten, tugas
COVID-19 Kecamatan hingga tingkat tugas COVID-19 Desa jika semua ini bergerak
maka ekonomi bisa berjalan dengan lancar, COVID-19 bisa ditekan penyebar
luasannya,”imbuhnya.

Sementara itu perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten
Magetan hingga (01/02/2021) terkonfirmasi sebanyak 1.881 orang, konfirmasi
sembuh 1500 orang, konfirmasi meninggal 131 orang, konfirmasi dalam pemantauan
250 orang, suspect 984 orang, dan suspect dalam pemantauan 78 orang.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.⁣

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here