Ketua DPRD Magetan: Sekolah Tatap Muka Segera Dilakukan dan Para Guru Divaksinasi

0
50
Sujatno Ketua DPRD Kabupaten Magetan.

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Keluhan para orang tua murid di Kabupaten Magetan, Jawa Timur terlalu lama belajar daring mulai bermunculan dengan berbagai alasan.

Tak sedikit dari mereka menyayangkan jika sekolah tatap muka
tidak segera dilakukan. Banyak masyarakat mengkhawatirkan akan pendidikan yang
diterima siswa selama ini  yang dinilai
kurang maksimal.

“Jika wilayah Kabupaten Magetan sudah masuk zona hijau tidak
menutup kemungkinan pemerintah sesegera mungkin untuk melakukan sekolah tatap
muka dengan mematuhi protokol kesehatan,” ujar Sujatno Ketua DPRD Kabupaten
Magetan. Rabu, (31/03/2021).

Lebih lanjut, untuk melihat kondisi wilayah Kabupaten
Magetan sekarang sudah memungkinkan untuk 
SD, SMP dan SMA diberlakukannya sekolah tatap muka.

“Harapan kami ya sudah dilakukan, entah itu dilakukan secara
bergilir atau bergantian. Dan satu lagi tetap ikuti protokol kesehatan,” jelas
Sujanto.

Sujatno mengungkapkan bahwa selama ini kekhawatiran anak
jika terlalu lama belajar daring dengan teknologi android banyak mudharat dari
pada manfaatnya.

Senada yang dikatakan, 
Pangajoman Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magetan sesuai Keputusan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim jika ingin melakukan sekolah tatap
muka pihak pemerintah harus melakukan program vaksinasi yang diprioritaskan
kepada para guru untuk jenjang pendidik pada jenjang PAUD, SD, SLB terlebih
dahulu.

Pangajoman Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magetan

“Setelah selesai dari PAUD, SD dan SLB maka dilanjutkan
vaksinasi kepada jenjang SMP, SMA dan pergurungan tinggi,”ucapnya.

Sesuai informasi pihak pemerintah akan melakukan sekolah
tatap muka . Namun hal ini tidak bisa dilakukan karena sesuai surat edaran
Bupati tantang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro
diperpanjang sampai tanggal 5 April 2021.

“Sampai tanggal 5 Apil 2021 nanti kita koordinasi dengan
gugus tugas, namun untuk sementara disuruh untuk menanti sebentar, sambil
menyiapkan,” ucap Suwata kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olah Raga (Dikpora)
Kabupaten Magetan mengatakan, Jumat, (26/03/2021).

Insya Allah lanjut Suwata, ujian nanti akan dilakukan tatap
muka. Kalau SD nanti  bukan Mei, sedangkan SMP bulan April tapi tatap muka
ini akan berlangsung saat ujian saja.

“Tatap muka nanti kita coba 50 persen dari jumlah siswa yang
masuk sekolah Senin sampai hari Jumat,” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here