Kemendikbud Luncurkan Program Sekolah Penggerak, Magetan Akan aktif Berkontribusi

0
305
Suprawoto Buptai Magetan (Tengah) saat mengikuti acara vidcon yang digelar secara virtual di ruang jamuan Pendopo
Surya Graha Senin, (01/02/2021).

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Suprawoto Bupati Magetan menyatakan akan ikut program yang diluncurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yaitu sekolah penggerak dalam rangka perubahan proses mengajar anak didik sekolah dimasa pandemic COVID-19.

“Ini program mas menteri Nadiem Anwar Makarim yaitu program sekolah
penggerak. Dan sekolah penggerak itu bukan sekolah unggulan namun tujuan dari
program ini adalah lebih keinovasi proses ajar mengajar,” ujar Suprawoto usai
menghadiri acara vidcon yang digelar secara virtual di ruang jamuan Pendopo
Surya Graha Senin, (01/02/2021).

Dijelaskan pula, fokus dari program ini adalah siswa SD dan SMP. Tahun 2021
target pemerintah pusat ada 2500 sekolah yang akan diikutkan dalam program
sekolah penggerak di Indonesia.

“ Untuk Kabupaten Magetan juga ikut program
sekolah penggerak, sehingga nantinya output-nya menjadi anak yang inovatif. Ini
sesuai dengan karakter era digital ini,”jelas Suprawoto.

Dengan adanya program ini Suprawoto sangat mendukung sekali dan menyatakan
ikut program pemerintah pusat ini.

Untuk langkah-langkah pemerintah akan menyiapkan ketentuan yang sudah
ditentukan oleh pusat. ”Kami akan menyiapkan ketentuannya juga anggarannya, itu
kami akan siapkan sebaik-baiknya sesuai dengan harapan dan kreteria dari
ketentuan dari Kemendikbud,” ungkapnya.

Untuk sekolahan yang akan diikutkan Suprawoto langsung memberikan
kewenangannya kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora).

”Nanti kalau soal sekolah biar pihak Dikpora saja yang memilih untuk pertama
kalinya yang akan diikutkan. toh, pada akhirnya nanti juga akan ikut
semua,”terang Suprawoto.

Sementara itu, Suwata Kepala Dikpora Kabupaten Magetan yang juga hadir dalam
acara vidcon mengatakan pihaknya akan menyiapkan sekolahan yang akan ditunjuk
untuk pertama kali ikut program sekolah penggerak.

“Kami diberi waktu sampai tanggal 6 Maret 2021 untuk mendaftar program
sekolah penggerak. Jadi nanti kami lihat sekolah-sekolah mana yang memungkinkan
sesuai kriteria untuk menjadi sekolah penggerak di Magetan,”imbuhnya.

Selain itu, pihak pemerintah Kabupaten Magetan juga menyiapkan anggaran dan
lembaga mengingat biaya untuk program ini dari Anggaran Pendapatan Belanja
Daerah (APBD). “Nanti kami akan daftarkan 2 sampai 3 sekolahan, nanti yang
menyeleksi dari kementrian dan kami akan segera daftarkan,”pungkasnya.

Sementara itu, acara virtual yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan RI dipimpin langsung oleh Nadiem Anwar MakarimMendikbud dan menghadirkan
narasumber Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Muhammad Hudori Sekretaris
Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Syaiful Huda Ketua Komisi X DPR RI serta
diikuti oleh Gubernur, Bupati & Walikota se-Indonesia.

Sedangkan Bupati Magetan Suprawoto di ruang Jamuan Pendapa Surya Graha,
Senin didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan
Olahraga .

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

 


Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here