Kembali Batasi Pendatang, Magetan Terapkan PPKM

0
65
Petugas Dinas Kesehatan Magetan sedang melakukan pengecekan suhu terhadap pengendara yang masuk wilayah Kabupaten Magetan. Lokasi penyekatan di perbatasan kabupaten Magetan dengan kabupaten Ponorogo, tepatnya di desa Tunggur, kecamatan Lembeyan. Jumat, (15/01/2021).

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur kembali melakukan penyekatan dan himbauan kepada sejumlah pengendara yang masuk wilayah Kabupaten Magetan di perbatasan Kabupaten Magetan dengan 3 Kabupaten yakni Kabupaten Madiun, Ngawi dan Karanganyar Jawa Tengah. 

Hal ini dilakukan Karena Kabupaten Magetan terkonfirmasi
sebagai daerah yang kasus COVID-19 tinggi dan menerapkan Pemberlakukan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) dalam rangka memutus mata rantai
penyebaran COVID 19.Jumat, (15/01/2021).

“Penyekatan dan himbauan kepada sejumlah pengendara
yang masuk wilayah Kabupaten Magetan karena ada 2 hal, yakni karena Magetan
yang terkonfirmasi COVID-19 sangat tinggi mencapai 1.230 orang dan kedua karena
PPKM,”ujar Ari Budi Santoso Kepala Sekretariat penanggulangan COVID-19 kabupaten
Magetan.

Dijelaskan pula, bahwa penyekatan ini dilakukan di 4 titik.
Yakni Cemoro Sewu, Madigondo Kecamatan Takeran, Desa Tunggur, Kecamatan
Lembeyan dan Baluk kecamatan Karas.

“Penyekatan di mulai sejak keluarnya Surat Edaran (SE) Nomor
: 306/17/403.204/2021 tentang PPKM untuk pengendalian penyebaran COVID-19 di
Kabupaten Magetan, dimana sesuai ketentuan pemerintah Provinsi Jawa Timur,
Kabupaten Magetan tidak masuk 11 Kota/ Kabupaten zona merah,”katanya.

Lebih lanjut, 11 kabupaten diantaranya yang menjadi zona
merah adalah di Kabupaten Ngawi, Madiun dan Kota Madiun masuk zona merah.”Dari
ketiga kabupaten/Kota tersebut berdekatan bertetangga dengan kabupaten Magetan,
kita sebagai petugas diwilayah kabupaten Magetan harus melakukan antisipasi
dengan cara penyekatan di4 titik lokasi guna menghindari penyebaran virus
COVID-19,”terang Ari.

Sementara itu, penyekatan di 4 titik lokasi terdiri dari tim
gabungan yakni DInas Kesehatan, Polri, TNI, Dishub, dan petugas gugus tugas
penanganan COVID-19 kabupaten Magetan.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here