Jokowi Minta Kemenpora Bangun Pusat Latihan dan Sentra Olahraga untuk Atlet Disa…

0
27

Jokowi Minta Kemenpora Bangun Pusat Latihan dan Sentra Olahraga untuk Atlet Disabilitas

Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membangun pusat pelatihan atau training camp yang dilengkapi fasilitas latihan untuk atlet disabilitas. Tak hanya itu, Presiden juga memerintahkan pembangunan sentra-sentra olahraga di sepuluh provinsi di Indonesia.

“Pak Jokowi memberi arahan dan perintah kepada saya untuk segera membangun training camp atau pemusatan latihan buat atlet-atlet paragames kita atau atlet difabel kita dengan fasilitas yang lengkap,” terang Menpora Zainudin Amali dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Senin (20/9/2021).

Menurut Menpora, instruksi pembangunan training camp dan sentra olahraga untuk atlet disabilitas itu sejalan dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah disusun oleh Kemenpora. Langkah tersebut juga merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah untuk menyetarakan posisi dan fasilitas antara atlet olimpiade dan paralimpiade.

Dirinya yakin dengan adanya DBON sebagai panduan prestasi olahraga dan dibangunnya sentra-sentra olahraga maka pencarian dan pembinaan talenta atlet disabilitas akan menjadi lebih mudah. Ia mengungkap bahwa selama ini para atlet disabilitas merasa terpinggirkan dan kurang mendapat perhatian pemerintah.
“Selama ini mereka memandang bahwa mereka berada di pinggir-pinggir tidak pernah diurus secara serius seperti sekarang,” ujarnya. Penyetaraan atlet disabilitas dan nondisabilitas yang telah dituangkan dalam DBON pun diyakini akan membangkitkan semangat para atlet.

Amali berharap kerja sama seluruh pemangku kepentingan terkait hal tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan prestasi para atlet, khususnya disabilitas. “Mereka (atlet disabilitas) benar-benar merasakan perhatian pemerintah menyetarakan posisi disabilitas. Itu akan membangkitkan semangat dari atlet yang sekarang belum terekrut (calon atlet), Saya meyakini kalau seperti ini perhatian kita, orang akan berbondong-bondong untuk menjadi atlet difabel kita ” tutupnya.
(Diskominfo:edt.cup/fa2)

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here