Ganjar Pranowo Kunjungi Magetan, Lihat Produksi Batik Ciprat Langitan yang Terkenal Sampai ASEAN

0
17

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN – Dulu, Desa Simbatan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sering dikucilkan, karena banyak penduduk di sana yang merupakan penyandang disabilitas.

Namun kini Desa Simbatan jadi terkenal, berkat produk UMKM unggulan bernama Batik Ciprat Langitan.

Ternyata, pembuat produk yang sudah terkenal sampai tingkat ASEAN ini adalah para penyandang disabilitas.

Kisah itulah yang menarik perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Saat sedang melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur, Sabtu (16/4/2022), Ganjar Pranowo yang didampingi istri, Siti Atikoh menyempatkan waktu untuk mampir ke Batik Ciprat Langitan ‘Sambung Roso’ di Desa Simbatan.

Saat tiba, Ganjar Pranowo langsung disambut dengan aksi para penyandang disabilitas yang sedang memproduksi batik. Ada yang membuat batik dengan metode gepyok, ciprat, lurikan hingga jumputan. Didampingi Bupati Magetan, Ganjar Pranowo berkeliling melihat proses produksi batik di tempat itu.

“Kamu lagi apa? Wah pinter banget ya buat motif seperti ini. Itu memang dipukul-pukul seperti itu ya, tapi jadinya bagus lho. Belajar berapa lama?” tanya Ganjar Pranowo pada para difabel yang sedang membuat batik itu.

Salah satu penyandang disabilitas di tempat itu mengatakan sudah tiga tahun bekerja di tempat itu. Ia mengatakan diajari oleh pengelola dan terus belajar.

“Sudah dari tiga tahun lalu pak, bisa karena diajari. Bapak kalau mau coba boleh pak. Monggo (silakan),” ajaknya.

Ganjar Pranowo pun mengambil sapu lidi kecil yang digunakan untuk membuat pola. Sapu itu kemudian ia celupkan ke malam panas dan dipukul ke kain putih hingga membuat pola.



Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here