Fakta dan Mitos Burung Jalak Gunung Lawu yang Viral Usai Selamatkan Pendaki

0
144

“Hasil penelitian menyimpulkan burung tersebut lebih banyak muncul pada sore hari dan berada di pos 2 atau pada ketinggian 700 mdpl,” ulas jurnal tersebut yang dikutip Solopos.com, Sabtu (20/2/2021).

Studi tersebut menyebutkan burung Jalak Lawu banyak hidup di Gunung Lawu lantaran tersedia tanaman pakan yang sesuai.

Setidaknya ada tujuh jenis pakan untuk burung ini. Antara lain, Manis Rejo (Vaccinium varingiaefolium [Bl.] Miq.), Putat (Planchonia valida [B.] B1), dan Rubus alpestris Bl.

Selanjutnya, ada Rubus linaetus Bl., Rubus fraxinifolius Poir, Rubus niveus Thunb, dan Rubus rosafolius J.E.

Penelitian yang dimuat pada April 2019 itu juga mengungkap sejumlah hal yang bisa dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mencegah populasi burung Jalak Lawu terus berkurang.

“Upaya konservasi dapat dilakukan secara ex-situ maupun in-situ, tergantung kebijakan yang ditetapkan oleh instansi yang terkait dan berwenang,” tulis jurnal bertajuk Studi identifikasi keanekaragaman hayati pada habitat Jalak Lawu, wilayah lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan tersebut.

Dapatkan berita menarik Solopos.com lainnya, di sini:

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here