Dongeng Sungai bersama “Si Jupri” Berlokasi di tengah persawahan, di bawah rimb…

0
8

Dongeng Sungai bersama “Si Jupri”

Berlokasi di tengah persawahan, di bawah rimbunnya pohon beringin acara sosialisasi pengelolaan daerah aliran sungai berlangsung dengan lancar.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas air. Sebagaimana kita ketahui bersama untuk menjaga kualitas air agar sesuai dengan peruntukannya adalah sangat penting dan bagaimana agar biota-biota yang hidup di sungai tetap lestari sehingga kualitas lingkungan terjaga.
Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Magetan ini mengambil lokasi di Sumber Air Mudal Desa Pacalan Kecamatan Plaosan, Rabu (30/6).

Sumber Mudal merupakan salah satu sumber air yang dikelola oleh PDAM Lawu Tirta. Selain sebagai sumber baku air minum, sumber ini merupakan salah satu sumber air yang dimanfaatkan oleh 17 desa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-harinya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Magetan Saif Muchlissun dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan salah satu implementasi dari kegiatan “Si Jupri” (Aksi Jupuk Pilah Resik Sampah). Dimana dalam hal tersebut dihimbau kepada setiap warga agar mampu mengolah sampah secara bijak. Mulai dari memilah jenis-jenis sampah, mengurangi penggunaan plastik, mendaur ulang sampah sampai mengubah sampah organik menjadi pupuk. “Setiap rumah tangga diharapkan mampu mengolah dan menyelesaikan sampah rumah tangga sendiri, sehingga tidak akan kita temui lagi sampah yang dibuang sembarang tempat bahkan di sungai” tegasnya.

Agus Suharto selaku Kepala Desa Pacalan sangat mengapresiasi baik acara tersebut. Selain itu Agus juga menyampaikan bahwa rencana kedepan, kawasan Sumber Mudal akan dikembangan menjadi rintisan desa wisata. Dilokasi ini telah direncanakan akan dikembangkan wisata alam, mini waterboom, pemancingan dan pemandian.

Acara tersebut juga mendatangkan narasumber dari Ikatan Ikatan Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (IALHI) Yuningtyas Setyawati dan Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) Agus Kristanto Nugroho.
.
Lanjutan pada komentar

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here