Bupati Magetan, Wakil Bupati, dan Forkopimda Magetan ( Dandim, Kapolres dan Kaja…

0
10

Bupati Magetan, Wakil Bupati, dan Forkopimda Magetan ( Dandim, Kapolres dan Kajari), didampingi Kepala Dinas / Instansi terkait, Pimpinan Ormas Keagamaan, mengikuti Rakor Pelaksanaan PPKM Darurat dengan Gubernur Jatim secara daring di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Jumat (2/7/2021).

Rapat koordinasi membahas tentang pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah Jawa – Bali, yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri
Nomor 15 Tahun 2021
tentang
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Darurat Corona Virus Disease 2019 Di Wilayah Jawa dan Bali dan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/379/KPTS/ 013/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 Di Jawa Timur.
Berdasarkan asesmen Pemerintah untuk Kabupaten Magetan masuk dalam level tiga (3) bersama 25 Kab/Kota di Provinsi Jatim.
Jadi diperlukan penguatan 3T (testing, tracing, treatment ).
Adapun target orang yang dites per hari untuk Kabupaten Magetan sebanyak 1.363 orang. Pemberlakuan PPKM Darurat sesuai Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021 akan berlaku mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021.

Gubernur dalam arahan menginstruksikan kepada Kepala Daerah agar berkomunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan di wilayahnya untuk membreakdown segala sesuatunya agar PPKM Darurat dapat berjalan sukses.

Seusai rapat dengan provinsi Bupati Suprawoto memberikan arahan ” Mari kita langsung bekerja, ketegasan pemerintah dalam memastikan PPKM darurat betul-betul segera diterapkan hal ini akan menyelamatkan jiwa rakyat di tengah lonjakan kasus Covid-19.
Semua camat silahkan memberikan instruksi ke pemerintah desa untuk menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Timur sekaligus
pelaksanaan vaksinasi agar terus dipercepat”

Ada beberapa poin aturan PPKM Darurat diantaranya ;
1. 100% Work From Home untuk sektor non esensial
2. Untuk sektor esensial diberlakukan 50% maksimum staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan, dan bagi sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan.
3. Pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup.
_____
( Berita sambungan di kolom komentar )

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here