Bencana Mengintai Magetan, Dari Longsor Hingga Pohon Tumbang

0
20

Magetan (beritajatim.com) – Kawasan Magetan menyimpan potensi besar terjadinya bencana. Hal ini perlu dipahami agar kesadaran masyarakat akan bencana meningkat.

Kalaksa BPBD Magetan, Ari Budi Santosa, mengatakan sejauh ini terdapat empat desa di Magetan yang memiliki potensi longsor cukup besar. Keempat desa tersebut yaitu Gonggong Poncol, Dadi, Ngancar, dan Sarangan Plaosan.

“Kami mengacu para register bencana tiap tahunnya,” kata Ari, Jumat (22/4/2022).

Pada empat desa ini, Ari menyatakan telah memiliki sistem peringatan dini (Early Warning System). Kondisinya sangat prima sehingga cepat mendeteksi adanya bencana.

Bahkan, untuk daerah akses menuju kawasan wisata di Magetan pun juga tak luput dari ancaman longsor. Yakni Desa Ngancar Plaosan dan Desa Genilangit di Poncol.

Di Desa Ngancar, tebing di pinggir jalan tembus Cemoro Sewu Sarangan mengancam pengguna jalan dan menutup akses. Begitupun dengan di Desa Genilangit, khususnya jalan menuju Dusun Wonomulyo.

“Sempat dua kali terjadi longsor, dan menyebabkan satu dusun terisolasi selama sehari,” terangnya.

Selain itu, data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi (PVMBG), delapan kecamatan di Magetan masuk daerah berpotensi gerakan tanah. Yakni Kawedanan, Lembeyan, Magetan dan Sukomoro dengan risiko menengah.

Panekan, Parang, dan Poncol memiliki resiko menengah hingga tinggi. ”Khusus kecamatan Plaosan, memiliki risiko tinggi dan berpotensi banjir bandang atau aliran bahan rombakan,” paparnya.

Untuk jalan tembus, poster dan reklame imbauan sudah dipasang di beberapa titik rawan. Sementara, untuk jalan yang mengarah ke Wonomulyo belum banyak padahal longsor justru lebih parah dan sangat membahayakan.

Material lebih banyak dan tebing memiliki ketinggian dua kali lipat ketimbang jalan tembus. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan masyarakat diingatkan untuk selalu berhati-hati melewati jalan tembus ini. Apalagi, saat ini cuaca dominan hujan sehingga sangat rawan terjadi longsor.

“Untuk pengguna jalan pada musim penghujan saat ini harus ekstra hati hati, karena pada saat ini cuaca ekstrim masih terjadi, apabila hujan, pelintas sebaiknya berhenti dulu, menunggu hujan reda, apalagi bila disertai angin kencang,” pungkasnya. (fiq/beq)



Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here