Banjir Luapan Saluran Mategal 1A di Desa Sumberdodol, Ini Upaya DPUPR Magetan

0
97
Sosialisasi Kegiatan Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Permukaan di Balai Desa Sumberdodol , Selasa, (16/03/2021).

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan , Jawa Timur mengadakan Sosialisasi Kegiatan Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Permukaan di Balai Desa Sumberdodol , Selasa, (16/03/2021).

Yuli Karyawan Iswahyudi 
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan, Jawa TImur menjelaskan bahwa kegiatan
sosialisasi ini diselenggarakan untuk mencari solusi atas banjir luapan sungai
yang ada di Desa Sumberdodol.

“Sosialisasi ini untuk meminta saran dari masyarakat desa
terkait atas solusi untuk menangani luapan saluran Mategal 1A yang hulunya
berada di Desa Tapak dan hilirnya di Desa Sumberdodol,” jelasnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap
sehingga tidak diketahui pasti rampungnya.

“Kalau tidak selesai tahun ini kita akan dilanjutkan di
tahun 2022 karena ada tujuh poin dari masyarakat untuk kegiatan perbaikan.

“Tahun 2021 fokus utamanya yaitu saluran yang ada di depan
Kantor Desa Sumberdodol hingga hilir yang perlu diperluas, dan membuat
normalisasi saluran di Desa Tapak atau bagian hulu,” tegasnya.

Alasan Yuli memprioritaskan saluran di depan balai desa
karena saat curah hujan tinggi, air di saluran tersebut airnya akan meluber
hingga ke jalan raya.

“Tahun 2020 DPUPR 
sudah mengadakan kegiatan perbaikan saluran, dan di tahun 2021 ini kami
akan melanjutkan dengan minta pertimbangan masyarakat, karena ada beberapa aset
milik warga yang mungkin akan terkena dari pelebaran saluran,” tutur Yuli.

Karyono Kepala Desa Sumberdodol juga menyampaikan bahwa
adanya kegiatan sosialisasi ini ia sangat bersyukur karena masalah banjir
luapan air saluran di Desa Sumberdodol dapat tertangani.

“Sebenarnya ini sudah menjadi uneg–uneg  masyarakat agar cepat tertangani masalah
banjir luapan saluran kiriman dari Desa Tapak. Karena luapan ini, depan kantor
desa itu terlihat kumuh dengan sisa material yang terbawa luapan. Dan sebagian
warga juga terdampak atas banjir luapan ini,” ungkap Karyono.

Sementara itu, Hariyono Kasi Perencanaan Desa Sumberdodol
mengucapkan terimakasih kepada pihak DPUPR, karena memecahkan permasalahan
utamanya adalah penanganan banjir.

Oleh sebab itu,  harus
dilakukan normalisasi serta pembongkaran bangunan yang sekiranya mengganggu
sehingga menyebabkan saluran tidak dapat menampung debit air dan meluap.

 “Maka dari itu DPUPR
akan melakukan pembongkaran dan sudah disetujui oleh pihak-pihak terkait
pemilik aset. Demi kelancaran saluran yang ada di Desa Sumberdodol,”pungkasnya.

Jurnalis: Nuvreilla.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here