Asah Kreatifitas Wirausaha Melalui Digital, Diskominfo Magetan dan BPSDMP Kominf…

0
11

Asah Kreatifitas Wirausaha Melalui Digital, Diskominfo Magetan dan BPSDMP Kominfo Surabaya Kerjasama Gelar DEA.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan bekerja sama dengan Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Surabaya menggelar pelatihan Digital Enterpreneurship Academy (DEA). Program ini dibuka dan dilaksanakan di Ruang Rapat Ki Mageti Pemkab Magetan, Minggu (20/06).

Dengan tema “Memulai Berwirausaha Secara Digital”, pelatihan ini menyasar para pelaku UMKM di Kabupaten Magetan dan sekitarnya. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari pada 20 – 21 Juni 2021 kepada 70 peserta. Semua peserta telah dirapid antigen dan dipastikan negatif dari covid sehari sebelumnya. Materi Pelatihan mencakup pembuatan website, pembuatan konten promosi, pemanfaatan google my business, Social media marketing dan Power merchant.

Kepala Diskominfo Kabupaten Magetan Cahaya Wijaya yang membuka pelatihan berpesan kepada para peserta untuk memanfaatkan relasi dan ilmu yang diserap pada saat pelatihan dan berharap ilmu yang didapat jangan sampai terputus.

Dikesempatan yang sama Dyah Prasetyaningsih yang mewakili Kepala BPSDM Kominfo Surabaya menyebut bahwa pada tahun 2021, program Digital Talent Scholarship menargetkan pelatihan peningkatan kompetensi pada 100.000 peserta yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan saya saing SDM di Bidang teknologi informasi dan komunikasi sebagai bagian dari program pembangunan prioritas nasional.

Digitalisasi telah masuk pada struktur kehidupan manusia saat ini bersamaan tumbuhnya industri 4.0 yang memanfaatkan era digital dengan menggunakan teknologi untuk membantu wirausaha seperti digital marketing untuk UMKM. Maka potensi Go-Online untuk UMKM diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,memangkas biaya operasional sehingga bisa lebih kompetitif secara internasional.

Salah satu peserta pelatihan yang juga pemilik bisnis ‘krupuk puyur’, Khoriyatun, mengaku antusias dalam program pelatihan tersebut. Pihaknya mengaku bahwa produknya telah berproduksi sejak tahun 2001 namun mengalami naik turun penjualan dan produksi.

(diskominfo/pb.ay/dok.ay/tos)

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here