Anev PPKM Mikro Se-Jawa Timur⁣ .⁣ Sahabat Humas,⁣ Wakil Bupati Magetan bersama K…

0
115

Anev PPKM Mikro Se-Jawa Timur⁣
.⁣
Sahabat Humas,⁣
Wakil Bupati Magetan bersama Kapolres Magetan, Pasiter Kodim 0804 Magetan, dan Sekda Magetan mengikuti rapat Evaluasi PPKM Mikro Jawa Timur yang digelar oleh Pemprov Jatim secara virtual diikuti oleh Bupati/Walikota, dan Forkopimda se-Jawa Timur, bertempat di Ruang jamuan Pendapa Surya Graha, Jumat (19/03).⁣
.⁣
Jubir satgas penanganan covid-19 Jawa Timur dr. Joni mengatakan, tren kematian di Jatim menurun, secara epidemiologis PPKM Mikro menunjukkan perbaikan dalam pengendalian covid-19. Terkait pelaksanaan anev PPKM skala mikro ada 6 Kabupaten/Kota yang melakukan paparan yakni Kabupaten Jombang, Kediri, Sidoarjo, Pamekasan, Jember, dan Pasuruan. ⁣
.⁣
Kasdam V brawijaya menyampaikan bahwa semua punya komitmen yang sama dalam rangka menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur. Jawa Timur nomor 4 se-Indonesia dari 34 provinsi. Kurang lebih 3 minggu lalu masih terdapat 16 zona kuning, dan 22 zona orange. Ada beberapa hal yang dijadikan evaluasi yaitu:
1. Diharapkan adanya penurunan zona kuning dan cegah naiknya status zona secara konsisten. ⁣
2. Dana desa yang belum terealisasi agar dipercepat prosesnya dan maksimalkan sumber dana yang lain⁣
3. Banyak hasil yang positif dari berbagai indikator epidemiologis dalam PPKM Mikro 1&2⁣
4. Pertahankan dan tingkatkan perkembangan zonasi baik tingkat Kabupaten s.d RT⁣
5. Jaga sinergitas dan solidaritas stakeholder dan semua komponen masyarakat⁣
.⁣
Sekda Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono menambahkan perlu diantisipasi di bulan suci ramadhan dan menjelang lebaran. Perlu dilakukan kegiatan monitoring di lapangan, semoga PPKM Mikro tingkat RT/RW bisa mengendalikan kegiatan selama bulan ramadhan.⁣
.⁣
Sementara Wakapolda Jatim Brigjen Polisi Slamet Hadi Supraptoyo berpesan agar semangat dipertahankan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten/Kota. Jaga solidaritas Forkopimda, apa yang dilakukan hari ini harus dipertahankan sehingga pelaksanaan bulan suci ramadhan, idul fitri bisa disuguhkan dengan baik. ” Bagaimana menjaga Protkes menjadi kebutuhan utama bagi setiap masyarakat, sehingga bisa melaksanakan kegiatan bersama-sama.” tutup Wakapolda.
(Prokopim/edh/kmf/KD1)

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here