25 Miliar Untuk Penanganan COVID-19, DPRD Magetan Akui Jauh dari Cukup

0
87
Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Magetan Dengan Satuan tugas (Satgas)  Penanggulangan COVID-19 yang digelar di Banggar DPRD. Jumat, (05/02/2021).

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Terkait anggaran untuk penanganan COVID-19 tahun 2021 dinilai jauh dari cukup, demikian komentar Suratman Wakil Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur usai mengikuti Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Magetan Dengan Satuan tugas (Satgas)  Penanggulangan COVID-19 yang digelar di Banggar DPRD. Jumat, (05/02/2021).

Mengingat minimnya anggaran untuk penanganan COVID-19
senilai Rp 25 miliar, DPRD Kabupaten Magetan akan mengambil langkah politik.

“Kami akan mengambil langkah politik, utamanya politik
anggaran dalam rangka menyediakan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan,” ujar
Suratman.

Hal ini akan dilakukan DPRD, karena tidak ada satupun di
Magetan yang memprediksi bahwa bulan Desember 2020 dan Januari 2021 terjadi
peningkatan jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Magetan.

“Dalam kasus COVID-19 ini yang sangat memprihatinkan adalah
kematian akibat COVID-19 sangat tinggi, sehingga menurut kami ini perlu ada
penanganan yang lebih komprehensif, kemudian juga tidak kalah pentingnya
disediakan anggaran yang cukup,” jelas Suratman.

Suratman mencontohkan hasil dari saat rapat tadi, keluhan
Satgas Penanganan COVID-19 adalah soal anggaran 
pemulasaran jenazah,  jika
dilakukan sesuai standar protokol kesehatan satu jenazah memerlukan anggaran
lebih dari empat juta Rupiah.

“NIlai 4 juta tersebut untuk kebutuhan membeli APD, honor
petugas dan belum lainnya,” paparnya.

Dalam waktu dekat ini pihak DPRD akan segera melakukan rapat
dengan eksekutif dalam rangka menanggulangi COVID-19. Menurutnya dengan
anggaran penanganan COVID-19 tahun 2021 senilai Rp 25 Miliar jauh dari cukup.

“Soal usulan besar kecil nilai anggaran nanti kita akan
bicarakan dulu, kita evaluasi dulu yang Rp 25 miliar itu penggunaannya sampai
sekarang  sudah seperti apa serapannya
dan nanti kita evaluasi secara mendalam,” kata Suratman lagi.

Sementara itu Ari Budi Santoso, Kepala Sekretariat
Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Magetan dalam rapat Pimpinan DPRD Kabupaten
Magetan Dengan Satuan Tugas COVID-19 mengusulkan anggaran penanganan  COVID-19 sebesar Rp 120 miliar.

“Anggaran Penanganan COVID-19 di tahun 2021 sebanyak Rp 25
miliar kami menilai sangat kurang sekali,” katanya.

Menurutnya kebutuhan di tahun 2020 dan tahun 2021 sangat
berbeda jauh. “Hal ini disebabkan  ada
pengaturan  kapasitas rumah sakit yang
harus ditingkatkan yaitu tempat tidurnya , tempat isolasi yang harus ditambah,”
imbuhnya.

Penambahan anggaran penanganan COVID-19 juga karena adanya
kegiatan-kegiatan seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)
selama hampir 2 pekan di 4 titik lokasi.

“Awalnya Kita tidak pernah melibatkan TNI dan Polri, la
sekarang ikut, disitu juga membutuhkan honor 
dan sebagainya, nah distulah terjadi pembengkakan- pembengkakan
anggaran,” paparnya.

Untuk kelancaran kegiatan penanganan COVID-19 pihak Satgas
Penanganan COVID-19 membutuhkan anggaran Rp 120 miliar.

Ari pun mengaku anggaran tahun 2020 senilai Rp 140 miliar banyak yang tidak terserap. Hal ini terjadi  karena tidak ada yang berani melakukan penyerapan anggaran. “Memang honor saat itu tidak ada, dan tidak seperti saat ini,” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Sumber Berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here