15.000 Santri Pondok Al Fatah Temboro Mudik Lebaran – Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Magetan

0
149

15.000 Santri Pondok Al Fatah Temboro Mudik Lebaran.

Lebih dari 15.000 santri yang mondok di Pondok Alfatah Temboro mudik ke tempat asal mereka, bagus yang santri yang berasal dari dalam negeri maupun santri yang berasal dari luar negeri.

Muhammad Zaidin perkhidmat tarbiyah Pondok Al Fatah Temboro mengatakan, santri yang mau pulang ke daerah asal masing-masing telah di mulai sejak hari ke 10 Ramadhan. “ Yang mau pulang ada 15.000 santri putra dan putri, yang tidak mau pulang lebih kurang 3.000 santri.

Secara biasa untuk kepulangan santri putri pada 10 Ramadhan dan untuk putra 15 Ramadhan,” ujarnya.

Untuk kepulangan santri dari daerah Indonesia Timur seperti dari Maluku, Ambon, Ternate, Flores, Kupang dan Flores Timur lebih awal dari santri yang lain karena menyesuaikan jadwal perjalanan kapal laut. Sementara untuk santri dari daerah Sumatra dan Jawa kepulangan sesuai dengan jadwal pada Hari 10 Ramadhan untuk putri dan 15 Ramadhan untuk putra. “ Dari negara lain juga ada seperti dari Malaysia, Thailand itu ada,” imbuh Zaidin.

Pondok Pesantren Al Fatah Temboro memberikan masa libur bagi santri selama 1 bulan dari tanggal 15 Ramadhan hingga 15 Syawal 1444. Untuk kelancaran kepulangan ribuan santri pihak pondok hanya melakukan koordinasi jadwal kepulangan, sementara utuk transportasi dari masing masing konsul daerah masing masing santri. “ Pondok hanya melakukan koordinasi supaya berjalan fasih, untuk kendaraan bus itu dari mereka sendiri,” ucap Zaidin.

Sementara bagi santri yang tidak pulang pihak pondok tetap memberlakukan pembelajaran seperti normal. Meski demikian kegiatan di pesantren di fokuskan pada pelajaran pembersihan hati. Jumlah santri disini diperkirakan ada sekeliling 20.000 sudah termasuk santri desa. Untuk santri yang tidak pulang kegiatan belajar normal,ada pelajaran tambahan seperti pemahaman kitab, tapi yang difokuskan belajar ilmu tasawuf,” pungkasnya.(Diskominfo / kontrib.skc / fa2 / IKP1)

Sumber berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here